Just an ordinary “Kerupuk”

Kalo ngaku asli orang Indonesia, sudah pasti doyan kerupuk dong ya. Aneka macam kerupuk senantiasa menghiasi piring makan kita sebagai pelengkap. Aneh rasanya kalau menyantap bubur ayam atau gado-gado tanpa kerupuk. Belum lagi tiap dapat nasi kotak selametan dari tetangga, sudah pasti ada kerupuk di dalamnya.

Salah satu kerupuk kesukaan keluarga kami adalah kerupuk ini. Menurut penjualnya ini adalah kerupuk kentang, padahal rasa kentangnya sungguh samar-samar di lidah :). Harga seperempat kilonya Rp9.000. Saya paling suka membeli kerupuk yang sudah tinggal goreng, gak perlu dijemur-jemur lagi *emak-emak malas*.
Kalo kerupuk kentang beneran sih harganya bisa sampai Rp40,000 an per pak. Saya pernah beli yang merk Finna dan rasa kentangnya memang makjleb abis, sampe gak bisa berenti makannya Β hehe.

Back to kerupuk kesukaan……ini penampilan kerupuk kentang 9000an ketika belum digoreng. Sepintas mirip pasta ya?

Jpeg

Jpeg

Dan…kalau sudah digoreng bentuknya jadi seperti ini πŸ™‚

Jpeg

Jpeg

Itulah sekilas tentang kerupuk saya. Sesuai dengan kategori tulisan ini, memang hanya iseng belaka sih nulis ini πŸ™‚

 

Advertisements

2 thoughts on “Just an ordinary “Kerupuk”

    • imeldasutarno says:

      halo mbak cindy. Kalo makaroni beda lagi mbak, agak lengkung bentuknya. Ini persis kayak snack Citoku, pernah beli gak mbak di supermarket? Citoku itu kentang tapi panjang2 seperti kerupuk ini. Dan kerupuk yg aku posting ini rasanya beda banget ama makaroni goreng hehe. Thanks sudah embaca ya mbak πŸ™‚

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s