6 Tips Aman Naik Ojek

Aman itu maknanya luas. Bukan hanya berarti aman karena gak jatuh dari motor atau gak dijambret begal, tapi juga aman dari kejadian-kejadian seperti tragedi ojek online.
Saya sehari-hari pergi dan pulang kantor, menggunakan moda transportasi ojek, baik online maupun langganan.


Praktis dan cepat. Praktis karena untuk menuju kantor saya seharusnya bisa berganti angkot 3x. Cepat karena dengan motor, bisa salip-salip kalau macet. Berikut beberapa tips aman dari saya (definetely my own opinion aja ya ini) untuk berojek ria:

  1. Helmet is a must.

    helm

    gambar dari sini

    Seringkali kita naik ojek, apalagi ojek pangkalan yang suka gak aware sama urusan helm ini. Kadang kalo tujuan dekat, mereka gak kasih helm ke penumpang. Buat saya, mau cuma jarak 100 meter, helm tetap utama. Urusan kecelakaan kan urusan Allah ya, jadi tugas kita sebagai manusia adalah ikhtiar, bukannya bersombong diri: “alah, cuma deket ini, gak usah pake helmlah. Repot!”. Jadi usahakan selalu minta helm ke driver ya.

  2. Gunakan celana panjang dan tas ransel.
    – Celana panjang memudahkan kita untuk duduk di ojek. Gak bisa bayangin kalau pakai rok mini. Repot rasanya. Repot mengatur gaya duduk, sekaligus repot menata hati karena tatapan-tatapan orang sekitar dengan beragam judge di hati mereka masing-masing soal rok mini yang otomatis akan semakin naik kalau kita jadi boncengers.
    – Tas ransel membuat badan kita seimbang karena bebannya dibagi merata, kiri dan kanan.

    ransel

    gambar dari sini

    Kalau mau pakai tas semacam tote bag atau tas selempang wanita, sebenarnya sah-sah saja tapi kewaspadaan mesti lebih ditingkatkan. Karena kadang jambret lebih mudah menarik tas wanita yang cuma disampirkan di satu pundak ketimbang ransel. Di samping itu, dengan tas ransel, posisi tas bisa diletakkan di belakang, tidak mengganggu space tempat duduk kita sebagai boncengers.

  3. Menggunakan sepatu dan jaket yang proper..
    Karena naik ojek identik dengan ke-angin-an, sebaiknya pakai sepatu, jangan sendal. Sepatu membuat bagian kaki kita yang jadi santapan sang angin, tertutup dan menghindari kita dari seringnya mengkonsumsi Reject Wind (baca istilah yang bikin ketiwi ini di blog ini. Terima kasih mbak Santi udah bikin saya ngakak). Menggunakan kaos kaki jauh lebih baik. Untuk jaket,  ga perlu harus jaket motor a la anak-anak touring. Yang penting lumayan tebal dan bisa melindungi kita dari keanginan tadi. Aman deh dari kerokan 🙂
  4. Bila perlu siapkan buff dan masker pribadi.
    Buff dipakai di kepala, untuk menghindari helm penumpang yang mungkin sudah berganti-ganti kepala 100 kali dalam sehari dan baunya udah ga nyaman lagi.

    buff

    gambar dari sini

    Sementara masker ya untuk menutup hidung dan mulut, menghindari polusi yang berlebihan sepanjang perjalanan.

  5. Setiap naik ke atas motor, baca doa dan selalu ingatkan driver untuk tidak ngebut. Baca bismillah pas naik ke atas motor. Dan soal mengingatkan driver, ini selalu saya lakukan setiap kali saya naik ojek, kecuali ojek yang sudah langganan ya. Bagai pepatah lama: biar lambat asal selamat. Gak papa telat datang ke suatu tempat yang penting selamat, ketimbang mesti kebut-kebutan di jalan mengejar waktu.
    Kalau di tengah jalan drivernya gak kerasa tau-tau ngebut, ingatkan sekali lagi. Gak papa dibilang cerewet, asal selamat sampai tujuan.
  6. Agar kita tetap seimbang, berpeganganlah. Seharusnya, yang paling benar adalah berpegangan ke driver, agar posisi kita di atas motor seimbang maksimal. Tapi kan gak mungkin ya, masak memeluk si driver ojek? Kalau naik motor sama pacar atau suami sendiri sih gak apa-apa ya. Nah terus pegangan apa dong? Kalau saya biasanya pegangan di behel motor.
    behel

    gambar dari sini

    Setidaknya kalau motor agak oleng atau harus direm mendadak, kita gak hilang keseimbangan.

    Itulah beberapa tips aman naik ojek in my opinion. Monggo di-share di sini kalo punya tips lain ya 🙂
    signature

Advertisements

8 thoughts on “6 Tips Aman Naik Ojek

  1. Eni Martini says:

    bener, Mak..saya juga gitu klo naik ojek. maklum pelanggan oje online kemana-mana. bete bgt klo yg dpt gila2an
    satu lagi mak, pengalaman saya ada sopir yg sangking gokilnya naik motor n yalip2..untung saya pakai boots, klo ga n yeri tuh kaki kepentok2 kendaraan kiri kanan saat macet, jd hindari sepatu2 cewek yg toe shoes (terbuka ujungnya), gladiator, tali2 feminim
    mending pakai kets snikers atau boots, klo sdh sampai tujuan bs ganti

    Like

    • imeldasutarno says:

      halo mak. Makasih udah mampir dan baca ya. Iya tuh suka pada gila2an ya nyalip2, makanya ngingetin driver untuk gak ngebut is a must banget buat saya, secara 3 bulan lalu diserempet mobil, bengkak betis kanan gara2 gitu deh…nyalip2 ngebut abangnya. Soal sepatu iya bener banget mak, sampe kantor pan bisa ganti ya. Thx untuk tambahan tipsnya ya

      Like

  2. santi says:

    Ehlabujuuuuuug, akyuuuh nampang di sini *tepuk tangan 😀
    Aku dulu juga ojeker, mba. Trus jangan lupa masker bawaan sendiri itu wajib hukumnya mba. Demi menghindari debu dan bau2 yg tidak diinginkan. Baca: bau keringet & jaket abangnyaaah 😀

    Like

  3. imelda says:

    mbak santi. Iyes selalu nampang. Kan dirimu salah satu bloher panutan akika, mak. Soal masker udah aku mention di point nomor 4 kok. Itu item wajib kalo aku mbak 🙂 Thanks udah baca yaaa….

    Like

  4. febrianynursyaban says:

    hai mba imelda,
    kalau aku tasnya suka disimpen di depan, buat batas siapa tau mas ojeknya ngemodus..hahaha *halah* *siapa gw*

    Like

  5. tia putri says:

    bawa helm kalau di cikarang keknya wajib mba, secara ojek disini standar untuk penumpang gak dikasih helm, tapi lewat depan polisi aman2 aja. dugaanku sih tuh ojek pada bayar ke pak plokis. heuu…..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s