Alter Ego atau….?

Kemarin saya ngobrol sama salah satu teman. Cowok. Usianya sekitar 41 tahun. Angkatan tua karena saya juga udah tua kok *menundukmalu.
Intinya dia cerita kalo dia kayak berkepribadian ganda. Kalo di rumah, dia sangat memegang teguh ajaran Islam Syar’i: kader partai PKS, ketua Dewan Mesjid di RT-nya, ngajar di pesantren deket rumahnya, dan seabreg aktivitas yang kaitannya sama keagamaan.

Di lingkungan rumahnya, stereotypenya dia ya begitu. Orang santun yang ilmu agamanya cukup tinggi. Nah begitu sampai di kantor, kebetulan kerja di sebuah Production House…ya “nakal” lagi. Eits…..jangan negative thinking ya soal kata nakal ini. Maksudnya dia begitu di kantor pribadinya udah beda: ketawa ngakak, salaman sama perempuan bukan muhrim juga hayuk (kan biasanya ketemu klien-klien), ber gue elu sama teman-teman lainnya, hang out ngopi sama temen-temen PH di cafe-cafe. Nah itu yg saya maksud nakal tadi. Maaf ya, saya suka susah nyari kosakata yang rada bagusan dikit. Orangnya miskin ilmu sini mah, ihihihi *ngikik kunti.

Tanpa disadari,…sebenernya banyak dari kita juga mengalami hal yang sama loh dengan cerita saya di atas. Gak usah jauh-jauh nyari contoh ke mana-mana. Saya aja deh. Di grup WA sekolah anak dan grup keluarga besar…saya santun berbahasa. Apalagi di grup sekolah, duh tiap kali kirim message bahasa saya udah kayak surat permohonan minta grasi ke Presiden banget. Karena di situ ada gurunya anak saya yang walaupun usiia mereka jauh di bawah saya, mereka tetap harus dihormati sebagai seorang guru. “Bu, mohon infonya apakah besok anak-anak ada ekskul mengingat besok kegiatan belajar mengajar akan diisi oleh pawai Gema Muharram”. Atau “Bu Alun mohon ijin hari ini tidak masuk sekolah karena demam sejak malam. Sungguh Β santunwati bukan?

Nah, giliran saya di grup WA Sekolah dasar alias SD? Otaknya geser. Jangan mikir geser yang ke arah vulgar ya. Tapi lebih kepada geser kayak main plesetan kata, ngakak, ngeledekin sesama teman. Karena style bergaul di grup SD saya ya emang begitu. Gak ada yang serius satupun dan semua anggota sepakat alias ga ada yang protes atau merasa tersinggung.

laughing-smiley-267

gambar dari sini

Jadi, saya yang asli yang mana? Ow oww…belum sampai di situ. Kalau main di grup fesbuknya generasi 80-90an, yang lebih spesifik ke musik rock, nah beda lagi. Di situ saya jadi orang yang beneran hanyut dalam suasana musik-musik rock era 80 ke atas. Ngobrol+postingnya juga seputaran lagu-lagu rock nostalgia kami para anggotanya. Kata-kata santun seperti waktu ngumpul di WA sama ibu-ibu dan guru anak, hilang sudah. Berganti kepribadian lagi.

fcf2880fbeaa04e0d53722f94ae27d18

gambarnya ajib. Diambil dari sini

Sebenernya menurut saya sih….bukan ganti kepribadian ya. Tapi mengkondisikan diri atau menyesuaikan diri di mana kita lagi berada. Ibaratnya pak presiden Jokowi, biarpun dia suka heavy metal tapi kan pas ketemu sama kepala negara lain ya tetep aja berjas dan berdasi rapi, enggak pake kaos gambar Megadeth atau Rage Against the Machine juga. Begitu juga kita *elu aja deh ga usah bawa-bawa “kita”. Pas ketemu bu guru di sekolah ya harus hormat. Begitu ngumpul sama teman akrab ya ngakak n teriak bareng-bareng sebebasnya lagi.

Terus inti postingan ini apa ya? Ah entahlah….ini hanya sebuah postingan dari “emak-emak- galau- yang- lagi- gak- punya- topik- buat- dimuat- diblognya- sendiri- tapi -tetap- nekad- pengen- terlihat- eksis”.

Kalau kalian mengalami sepeti temanku dan aku juga gak? Menurut kalian itu kepribadian ganda atau apaan ya? Cerita yuk di komen πŸ™‚
signature

 

Advertisements

10 thoughts on “Alter Ego atau….?

    • imeldasutarno says:

      wahahahah emmm… cuma 4: grup SD anakku, grup alumni SDku sendiri, grup keluarga besar, grup teman masa kecil di Kalimantan. Males banyak grup, hape heng melulu. Ih kenapose akika jadi serius gini ya jawabnya?

      Like

    • imeldasutarno says:

      Halo mbak, makasih udah sempetin baca artikel galaukuh inih ya….
      Sip deh, berarti kecerdasan interpersonal ya namanya. Asik dapat pengetahuan baru. Maklumin ya mbak, sini anaknya otaknya rada terbatas soalnya hihihihi…..

      Like

    • imeldasutarno says:

      haiiiihaiii mbak Grace.Salam kenal juga dari Jakarta ya. Makasih udah sempetin baca postingan rada geje inih wkwkwkw…. iya kelakuan kita semua ya mba. Tiba-tiba bisa kalem santun, tiba-tiba bisa heavy metal. Gimana kondisi dan situasi lingkungan aja, ihiy ….:) *ih apaan sih?

      Liked by 1 person

  1. ericka says:

    hahahaha … kalo menurutku sih ini bukan kepribadian ganda mbak πŸ™‚ tapi lebih ke “bijak menempatkan diri” .. kecuali contoh yang pertama itu xixixix itu mah muna *oupss .. sebel sama orang partai itu :p, eehh

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s