There’s No Dust at All with Electrolux

Namanya juga working mom ya. Ngeberesin rumah dibantu Asisten Rumah Tangga aja senengnya udah aujubile. Karena sejujurnya kalo ngikutin ritme kehidupan *ciyeee kehidupaaan… rasanya kok gak kepegang ya soal membersihkan rumah itu. Pagi sampe magrib di kantor. Pulang udah capek+nemenin anak belajar. Tidur. Bangun pagi fokus ke persiapan anak mau berangkat sekolah dan nyiapin diri sendiri buat ke kantor (udah termasuk masak).

Pfiuuuhh…..mana ada waktu buat beberes rumah kalo gak pake bantuan ART? Sementara ART sendiri sebenarnya lebih difokuskan untuk mengurus anak, sehingga persoalan bebenah tetap dikerjakan tapi sebisanya aja. Paling sehari-hari nyapu+ngepel, itupun yang keliatan mata aja seperti  lantai semua ruangan dan  ngelap debu di meja dan lemari TV.

Jadi, kalau mau total membersihkan seluruh debu di ruangan dalam rumah, terutama di sudut yang jarang terjangkau sapu,  ya mesti nunggu hari libur alias weekend. Rasanya kalo rumah bersih sampe ke semua sudut ruangan tuh, enaaak banget. Anak-anak juga jadi jarang sakit (karena gak dikit-dikit ngisep debu), bahagia, trus kitanya sebagai ortu juga jadi lebih nyaman buat melakukan aktivitas apapun ya di rumah.

Untuk membersihkan seluruh ruangan rumah sendiri (excluding kamar mandi ya) saya ada beberapa tips yang mungkin bermanfaat dan bisa memaksimalkan kerja kita. Berikut tipsnya:

  1. Selalu mulai dari atas, tengah, lalu bawah. Jika membersihkan bagian dalam rumah secara menyeluruh, mulailah dari bagian atas dulu misalnya membersihkan kawat nyamuk, kipas angin, debu yang menggantung di langit-langit maupun bagian atas lemari kita.
    Kemudian bagian tengah, misalnya rak-rak pada lemari buku, TV yang berdebu, meja belajar. Terakhir, jika semua kotoran sudah ada di lantai, maka tinggallah kita membersihkan lantai.

    rsz_1membersihkan_rumah

    Gambar dari Google

  2. Jika ingin membersihkan bagian atas rumah, singkirkan dulu barang-barang yang mudah ditempeli debu seperti bantal, kasur, karpet dan baju-baju kita yang tergantung di balik pintu kamar. Hal ini juga berlaku untuk makanan yang ada di meja. Bila perlu masukkan dulu makanan ke dalam lemari tertutup, agar terhindar dari debu.
  3. Selalu gunakan masker untuk menghindari debu terisap oleh hidung kita. Bila perlu gunakan juga kacamata anti debu agar mata ini tidak kena iritasi debu.
  4. Usahakan anak-anak berada di luar rumah, sehingga kita leluasa membersihkan bagian dalam rumah.
  5. Agar maksimal, urutkan pembersihan rumah mulai dari bagian depan misalnya area ruang tamu dan pintu masuk depan, kemudian ruang tengah dan terakhir bagian belakang misalnya dapur.
  6. Gunakan alat pembersih yang mempermudah kita. Artinya menggunakan alat yang tidak membuat debu maupun kotoran balik lagi balik lagi. Seringkali dengan penggunaan alat tradisional seperti sapu, kemoceng, maupun kain lap kering, debu masih saja tersisa. Ngeliatnya jadi bikin malas kan?
    Jpeg

    Makanya saya lebih baik menggunakan vacuum cleaner kalau sudah berurusan dengan debu begini.

  7. Ketika menggunakan vacuum, sebaiknya kita memakai sendal karet untuk berjaga-jaga saja. Kita kadang tidak pernah tau apa yang akan terjadi dan hal ini untuk mencegah apabila memang tersengat setrum.

    Itulah beberapa tipsnya.

    Berbicara mengenai vacuum cleaner sendiri, semua ibu-ibu tentunya pengen banget punya vacuum yang bisa bikin no dust at all. Wishlist saya ya pengen punya vacuum cleaner yang jagoan untuk hal ini. Eit bukan cuma itu….pengen juga punya yang suaranya enggak berisik. Rata-rata yang namanya vacuum cleaner kan suaranya “rusuh” ya. Makanya, saya pengeeeen banget punya  Ultrasilencer Green tipe ZUSG4061 dari #Electrolux Indonesia.

    Saya “kenalan” sama jenis vacuum ini, karena mengikuti talkshow yang diadakan oleh #TheUrbanMama dan disponsori oleh #ElectroluxIndonesia bertema #TUMLuncheon “Clean House Happy Family” pada tanggal 29 Oktober 2016 lalu.
    Di situ, pihak #ElectroluxIndonesia memperkenalkan berbagai varian vacuum cleanernya kepada peserta (selengkapnya bisa baca di sini ya). Nah,  tipe vacuum incaran saya ini sebenarnya lebih diperuntukkan bagi keluarga yang memiliki bayi atau anak kecil, sehingga suaranya tidak mengganggu. Tapi kenapa saya pengen banget punya?
    Karena rumah saya di gang dan dempet-dempetan banget sama tetangga. RSSSS (Rumah Sangat Sederhana Sekali) gitu, hehe.
    Jadi jangankan bunyi vacuum, kita ngobrol pake suara rada gedean dikit aja kedengeran ke tetangga? Annoying isn’t it?

    Nah supaya ngebersihin rumah bisa lebih damai dan tenteram, akan lebih baik jika menggunakan vacuum jenis ini. Bayangin, saking “sunyi” nya suara vacuum ini, pas lagi memvacuum kita bisa loh nyambi terima telepon dari teman, sebuah hal yang gak bakalan bisa kita lakukan kalau pake jenis vacuum biasa.

    Jpeg

    Sebagai perbandingan betapa silence-nya alat ini: suara  sirene ambulans yang standar kita sering dengar di jalanan, itu berkekuatan 130 desibel. Sementara bor mesin yang suka lumayan bising itu berkekuatan 100 desibel. Hairdryer buat rambut kita itu rata-rata suaranya mencapai 90 desibel. Bagaimana dengan vacuum ini? Cuma 61 desibel aja cyiiin… Rendah banget kan? Selain itu, pada tipe ini mulai dari nozzle hingga outlet penyambungnya , saluran udaranya udah dibungkus semacam lapisan khusus supaya bisa memberikan daya isap yang bertenaga dan menyaring udara secara lebih efisien.

    Ini dia penampakan vacuum idaman saya.

    ultra_silence0001-picsay1

    Aeropro Silent Air Technology Nozzle
     didesain dengan sudut-sudut pinggir yang ramping untuk pembersihan debu dan kotoran yang lebih optimal.

    Aero Pro Hose-nya didesain menjadi selang udara yang lebar serta halus membantu pengisapan debu dan kotoran dengan maksimal, tanpa menimbulkan kebisingan, dan juga tanpa mengurangi fleksibilitas selang.

    Noise Protective Sound Shield peredam suara pada kantung debunya, bisa mengurangi suara pada saat udara keluar masuk.

    Yang juga gak kalah penting: filter HEPA (High-Efficiency Particulate Air) yang digunakan gak cuma menangkap partikel debu yang sangat kecil dan partikel pemicu alergi, tapi juga membantu membersihkan pembuangan udara hingga 99%, sehingga kita yang sensitif ataupun alergi terhadap debu, akan merasa lebih nyaman.

    Terus, kenapa di antara beragam merk vacuum cleaner saya lebih confidence sama merk #Electrolux Indonesia? Because this brand has #Over100YearsElectroluxVacuums experience! Apa? Seratus tahun lebih? Iya!
    Jadi brand Electrolux ini pertama kali didirikan oleh Axe Wenner-Gren dan beliau mengeluarkan pengisap debu di tahun 1912. Produk tersebut merupakan vacuum cleaner rumah tangga pertama yang diadaptasikan untuk pemakaian di rumah. Kemudian, based on research yang terus dilakukan, maka Electrolux pun terus berinovasi, mengeluarkan aneka ragam produk vacuum yang semuanya disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Sudah banyak sekali penghargaan didapat oleh Electrolux, baik penghargaan untuk segi design maupun teknologi vacuumnya. Di antara penghargaan tersebut adalah:
    Tahun 2005 pengisap debu Electrolux Oxy3system dan Ergorapido 2 in 1 memenangkan kompetisi Red Dot Design Awards 50th Edition. Lalu, brand ini juga memenangkan penghargaan prestisius dari The Swedish Recycling Industry Association di tahun 2008 untuk pengisap debu UltraSilencer Green, yang dinobatkan sebagai pengisap debu ramah lingkungan pertama. Di Indonesia sendiri, #ElectroluxIndonesia berhasil mendapatkan Top Brand Awards untuk semua rangkaian vacuum cleaner-nya berturut-turut sejak tahun 2010 hingga 2015! Wow, luar biasa ya achievementnya? Sebagai informasi, Top Brand Awards merupakan penghargaan kepada brand-brand terbaik yang dipilih berdasarkan survey yang dilakukan oleh Frontier Consulting Group dan Majalah Marketing di enam kota besar di Indonesia. Survey ini dilakukan berdasarkan tiga parameter yaitu Mind Share, Market Share dan Commitment Share.

    Sudah tidak bising, ramah lingkungan, hanya butuh 1000 watt listrik pula. Tak diragukan lagi, saya bakal bisa bersih-bersih debu dalam rumah dengan bahagia nih. Pusing pun hilang karena sekarang dipermudah oleh vacuum cleaner dari #ElectroluxIndonesia ini. Aaah…kalo udah begini, weekend mah masih bisalah kita jalan-jalan main air di curug ya anak-anakku. Iya kan?

    Jpeg

    Jpeg

    Tulisan ini diikutsertakan pada #TUMBlogElectroluxCompetition
    signature

Advertisements

16 thoughts on “There’s No Dust at All with Electrolux

  1. Meriska Putri W says:

    Di rumah ada vacum cleaner tapi yang harga murahan, daya bersihnya biasa aja. Alhasil nggletak aja di pojokan jarang dipakai, kayaknya electrolux ini keren mbak, keliatan dari gagangnya yg kokoh. Gak berisik lagi ya? Suka sebel kalau begitu nyalain vacum terus anak bangun. Batal beres-beres deh, ckckck

    Like

    • imeldasutarno says:

      halo mbak sandra, makasih udah mampir dan baca yaaa…iya bener terkadang lelah raga ini ya mbak wkwkwk….Mari berdoa ada yang mau traktir kita vakum kliner mbak *karena traktir mie ayam sudah terlalu mainstream

      Like

    • imeldasutarno says:

      Mbak ninit makasih udah mampir ke sini ya. Iya mbak, super penting bangetlah pokoknya vakum itu. Bikin emak2 bisa tidur dengan tenanglah pokoknya karena dengan bantuan vakum, kerjaan bebenah rumah jadi jauh lebih ringan. Amiin..amiin…mudah2an menang ya mbak….

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s