Ngebakmi di Bakmi 8 Kursin

Kali ini pengen sharing yang ringan-ringan kesukaan masyarakat Indonesia. Makanan yang bernama “mie ayam”. Siapa coba yang gak demen sama makanan yang satu ini? Nah sekarang saya pengen berbagi review salah satu tempat makan mie ayam di daerah Jatiwaringin, Jakarta Timur.

Awal perkenalan saya dengan mie ayam ini justru lewat Go Foodnya Gojek. Waktu itu pengeeeen banget makan mie ayam tapi muales pol keluar. Searching di Go Food, ada yang namanya Bakmi 8 Kursin, dan ada aneka menu mie ayamnya. Iseng mesen ini. Dan pas dicoba lumayan enak kok rasanya.

Nah kemarin, perdana tim weekenders pergi langsung ke lokasi Bakmi 8 Kursin, alias makan di sana. Persisnya di Jalan Jatiwaringin Raya no.73, Jakarta Timur. Uniknya, kedai bakmi ini memiliki dua tempat yang berseberangan persis . Hadap-hadapan dan hanya terpisah oleh rasa rindu yang menggelora jalan raya. Kedai pertama dan utama memang tempatnya kecil banget, cuma ada sekitar 3 meja saja. Nah di seberangnya persis itu tempat kedua yang lebih luas, ada area AC dan non AC-nya. Pertama kami masuk ke area AC, tujuannya supaya anak-anak gak kepapar asap rokok pengunjung aja. Hmmm tapi…saya malah gak sreg. Karena ruangan AC ini berbatasan dengan pintu dapur, dan pintunya bukan pintu kayu loh ya, melainkan lembaran PVC kayak yang suka kita temui di gudang supermarket itu loh. Kayak gini (contoh aja ini ya. Saya gak sempat mengabadikan pintu aslinya di Bakmi Kursin itu):

jual-tirai-pvc

gambar dari budijayamakmur.com

 

Namanya juga dapur, kan mungkin banyak sisa makanan yang aromanya kurang sedap ya. Nah aroma-aroma itu menyeruak ke ruangan AC, membuat saya bilang ke pak suami supaya pindah aja. Untung ruangan non AC sudah sepi pengunjung, jadi kami cuss pindah ke situ.
Sementara review dari pak suami: ruangan AC ini mungkin kepengen dibuat kesan temaram ala candle light dinner gitu kali ya, tapi malah salah penataan lampunya. Sehingga kesan yang ditimbulkan bukan syahdu romantis tapi “ya Allah kok lampunya metong ye?” Jadi karena tata lampu yang gak tepat, seolah-olah kita berada dalam ruangan yang seharusnya bohlamnya nyala semua tapi ada yang mati satu, gitu. *Alah…penggambaran macam apa pula itu?

Menu di sini lumayan beragam. Ada yamin dengan level pedas mulai 1 sampai 10 (untuk yang level 10 bahkan di buku menunya disarankan untuk tidak dipesan oleh pengunjung hahaha….aya-aya wae ya?). Ada cwie mie, ada bakmi ayam jamur, bakso malang, bakso keju, dan beberapa menu lainnya.

Jpeg

Menu di Bakmi 8 Kursin

Kami memesan dua mangkok. Anak bungsu cuma icip-icip karena sebelum jalan doi udah makan di rumah. Anak sulung semangkok berdua ama emaknya hihi 🙂
Satu mangkok bakmi ayam jamur. Satu lagi cwie mie.

Ini penampakan cwie mienya. Agak aneh karena kalo cwie mie setau saya pake selada air, tapi di sini disajikan menggunakan sawi. Sama persis kayak mie ayam biasa gitu.

Jpeg

Kalau yang ini bakmi ayam jamur.  Mohon maap ada tangan yang mau ngerayangi…. 🙂
Bakmi ayam jamurnya disajikan bersama dua buah bakso dalam mangkok kuah yang terpisah. Selain sawi, ada toge dan tak lupa bawang goreng yang menjadi topping menu ini. Bawang goreng inilah yang menurut saya menambah nikmatnya rasa mie ayam ini.

Jpeg

 Overall, lumayanlah. Tapi kalau disuruh datang ke sini lagi mungkin saya lebih mempertimbangkan untuk pesen via Gojek aja, hehe.
Oiya Bakmi 8 Kursin ini punya blogspot loh. Jadi kalau kalian pengen tau mulai dari sejarah sampe artikel seputar bakmi ini, silakan mampir ke http://bakmi8kursin.blogspot.co.id/

Bakmi 8 Kursin
Jl.Jatiwaringin Raya no.73,
Jakarta Timur

Advertisements

4 thoughts on “Ngebakmi di Bakmi 8 Kursin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s