PENUMPANG YANG KENA SUSPEND- Akhir ceritanya

Sejak saya menulis postingan tentang penumpang ojek online yang kena suspend di sini, saya menerima beberap komentar plus e-mail yang masuk ke inbox. Rata-rata menanyakan bagaimana akhir ceritanya, bagaimana solusinya.
Untuk menjawab semua pertanyaan itu, hari ini saya buatin postingannya deh 🙂

Sejak mengisi Formulir Naik Banding dari Grabbike dan mendapatkan jawaban tidak memuaskan dari Customer Servicenya, plus sudah sharing dengan pengguna Twitter soal kena suspend ini, maka langkah yang saya lakukan adalah:

1. Mencoba memakai nomor hp baru. Kebetulan hp saya dual card dan satunya belum terisi.

2. Setelah punya nomor baru, saya registrasi awal ke Grab. Sama seperti kalau kita pengguna baru layanan ini.

3. Nomor hp baru, tetapi alamat e-mail yang saya pakai masih alamat e-mail lama, yang saya pakai saat kena suspend.

4. Ndilalah…..di-approve loh sama sistemnya Grab. It means: sistem hanya membaca nomor hp saja, bukan alamat e-mail.

5. Akhirnya sampai saat ini saya kembali dapat menggunakan layanan Grab (baik bike, car, etc) hanya dengan mengganti no. hp saja.

Saya sudah gak musingin lagi soal kenapa saya disuspend kemarin. Memang rada sakit ati dan harusnya bisa boikot alias gak lagi-lagi menggunakan layanan ini. Tapii…biar bagaimanapun, akal sehat saya masih berkata ke diri saya sendiri “hey, yang butuh layanan ojek kan elo!” Jadi, like it or not, ya terima aja. Mau ngeboikot, yah saya kan butuh ojek online. Kalo pas Gojek error, Uber error, lha terus pilihannya ke mana lagi kalo bukan nge-Grab? Berdamai ajalah ama keadaan. Yang penting sekarang urusan perojekan lancar. Coba kalo saya bawa mutung berkepanjangan, kan yang susah saya sendiri, hahahahah…..

Nah kira-kira itulah cara saya kembali menggunakan layanan Grab setelah sempat kena suspend. Semoga tulisan ini bermanfaat, dan saya asli gak di-endorse sama siapapun loh ya. Ini murni nulis pengalaman pribadi aja.
signature

Advertisements

11 thoughts on “PENUMPANG YANG KENA SUSPEND- Akhir ceritanya

    • imeldasutarno says:

      hai lucky makasih sudah mampir dan baca ya. Amiiin…mudah2an semua ojek online makin baik, bukan cuma Grab. Biar kita sbg Customer terpuaskan ehehehehe. Thanks untuk komplimennya, jadi melayang ke angkasa nih aku dibilang bijak wahahaha…..

      Like

  1. shiq4 says:

    Tapi harusnya pihak grab harus meminimalisir kejadian semacam di atas agar tidak banyak terjadi. Klo main suspend aja pelanggan bisa kabur. Apalagi klo nomor yg digunakan merupakan nomor penting yg gak bisa diganti.

    Liked by 1 person

  2. M says:

    Saya juga punya 2 no tlp dan kebetulan mang saya daftarkan semua di grab, cuma kesel nya itu, no tlp saya itu masih ada go pay ny say.
    Disitu saya merasa sedih. 😀😀😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s