Harus Ikhlas Setelah Bikin Chocochips Cookies

Minggu lalu saya ambil cuti 4 hari. Penyebabnya sederhana: udah mau akhir tahun dan jatah cuti saya masih ada 6, sayang kalo hangus. Apalagi di kantor saya gak mengenal tukar cuti dengan uang. Jadi kalo cuti gak diambil ya udah hangus begitu aja.
Pas momen cuti, pas mbak ART pulkam sejenak karena ada aneka hajatan di kampungnya, mulai dari ponakan, anak tetangga, adek sepupu, semua pada nikahan, hehehehe.


Banyak orang mengira saya cuti lama dan ditambah sabtu minggu (total gak ngantor 6 hari), jalan-jalan ke luar kota. Padahal ya cuma di rumah, berubah bertransformasi jadi ibu rumah tangga full time. Termasuk antar jemput anak. Itu krucils hepi bener karena nyokapnya tiba-tiba muncul di sekolah pas jam pulang ngejemput mereka. Ya karena kalo hari-hari normal gak pernah bisa lantaran nyokapnya ngantor hehe.

Nah di rumah pun, saya malah males-malesan masak. Makanya jarang upload masakan lauk pauk ke IG lagi. Efek cuti kali ya, jadi ada keinginan males-malesan juga. Kalopun masak ya yang super simple kayak nasi goreng, ceplok telor. Trus sisanya ya beli ketoprak, gado-gado atau fried chicken ala-ala gitu (Ayam Sabana maksudnya haha).
Etapi mumpung cuti begitu, tiba-tiba pengen praktik resep bikin kue kering. Walau hati tetap menggalau, karena saya ini fix kalau baking pake oven selalu gagal, hiks hiks hiks….

Btw kenapa tiba-tiba pengen bikin kue kering? Karena masih banyak sisa chocochips di kulkas, plus cita-citanya mah pengen menyediakan cemilan buat anak di rumah, biar gak bentar-bentar beli biskuit di minimarket.

Berhasil gak?
Yuk kita liat gimana prosesnya.

Pertama: saya udah simpen resep kue kering chocochips ini dari Cookpad. Pakai resepnya mbak Fanny Widyanti (mau ngetag tapi gak tau sosmed+blognya mbak Fanny euy). Karena saya terkena virus M   a.k.a males ngetik, jadi saya screenshot aja ya hihi:

Screenshot_2017-11-06-14-49-32_1-600x866

Untuk coklat bubuknya, saya cuma beli Chocolatos di warung. Yang kayak gini tampilannya:

7003410_2acdc197-65de-4827-b798-752d26538b30_850_850

Kedua: sebetulnya resep mbak Fanny ini pake wajan teflon dan kompor loh, bukan pake oven. Jadi nanti adonan yang sudah dicetak ditata di wajan teflon, lalu gunakan api kompor super duper kecil sampai 12 menit atau sampai matang. Karena saya nekat, saya pake oven dong.
Cara membuatnya begini:

1. Siapkan loyang yang sudah diolesi mentega untuk mencegah kue nanti lengket.

2. Panaskan oven. saya pakai api atas bawah dengan suhu 150 derajat celcius.

3. Kocok telur dan gula sampai hancur. Kocok awal saya pakai sendok makan loh. Lalu setelah kedua bahan itu tercampur, saya mixer. Lumayan kan ngurangin pegel tangan.

4. Setelah itu masukkan semua bahan  lainnya, kecuali chocochips, ke dalam campuran telur+gula yang sudah dimixer tadi. Aduk-aduk.

5. Setelah adonan terlihat sudah mengarah ke kalis, saya sudah gak mengaduk pakai sendok, tapi menggunakan tangan yang sudah dilapisi plastik bening bersih.

6. Jika adonan sudah kalis dan bisa dibentuk, mulai bulat-bulatkan sesuai selera, kemudian pipihkan dengan cara ditekan menggunakan garpu. Lalu tabur chocochips di atas tiap adonan yang sudah pipih tadi.

P_20171117_141756-800x450

7. Panggang selama 20 menit.

8. Setelah cookies matang, jangan langsung masukkan toples. Dinginkan dulu dengan ditaruh di piring ceper dan tidak saling menumpuk. Agar uap benar-benar keluar sempurna dan cookies bisa garing.

Ketiga: adonan yang sudah matang dikeluarkan dari oven. Emang udah siap dengan segala konsekuensinya sih haha. Ada cookies yang kegedean dan ketebalan, akhirnya pinggirnya kriuk tapi bagian tengahnya masih lembek. Ada juga cookies yang gosong pinggirnya tengahnya masih agak lembek, atau malah gosong hampir seluruhnya. Oiya karena loyang yang saya pake kecil, jadi saya baking kurang lebih 3x untuk keseluruhan adonan.

Keempat: krucils pas abis baking dan cookies sudah dingin, pada makan sih. Eeeh hari kedua dan seterusnya boro-boro, dilirik juga kagak apalagi dimakan. Bubar sudah cita-citakuh untuk menjadi ibu-ibu sok “bikin-makanan-homemade-biar-anaknya-pada-enggak-jajan-melulu”.

Ya sudahlah, mari kita nikmati sendiri cookies ala ala Goodtime ini sendiri. Wis ikhlas hati ini whahahahha……
Nah ini penampakan beberapa cookies yang mendekati sempurna. Kudu lebih buanyak belajar lagi soal masak memasak ini, ke depannya. Semangaaaatttt!!

P_20171117_145536_SRES-800x450_1
signature

Advertisements

6 thoughts on “Harus Ikhlas Setelah Bikin Chocochips Cookies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s