Kantin Rujak Cingur Pak.H.Hadi

Sekali-sekali posting kuliner ah. Jadi ceritanya, habis pulang dari jalan-jalan keliling dalam Gelora Bung Karno tanggal 14 Januari 2018 kemarin, kita bingung pengen makan apaan. Pengennya ya bukan makan di mal, makanan rumahan gitu. Muter-muter dan sama-sama saling gak tau antara saya dan pak suami, membuat kita lumayan puyeng ini akhirnya mau makan di mana. Ya banyak sih makanan sekitaran Benhil, Senayan, Pejompongan dan sekitarnya tapi tetep aja sama-sama ragu-ragu.

Trus akhirnya pak suami malah mengarah ke Jalan Sabang, planningnya pengen makan bakmie Roxy. Et dah, ini jam 2 siang, sementara setau saya bakmie Roxy bukanya sore menjelang malam, hahahaha….

Akhirnya pak suami berhenti di sebuah rumah makan sederhana, di Jalan Wahid Hasyim-Jakarta Pusat. Nama rumah makannya Kantin Rujak Cingur Pak H.Hadi. Rumah makannya bangunan lama dan agak kusam, yang terhimpit di antara gedung-gedung modern.

Masuk ke sini, kami bingung awalnya mau pesan apa. Banyak banget jenis makanan dan minuman di daftar menunya. Saya cuma berpasrah diri mesen pecel lele. Udah males mikir macem-macem soalnya, karena udah kelaparan maha berat. Pak suami ikutan mesen yang sama. Untuk Lintang kita pesenin soto ayam. Varian soto di sini ada soto madura, soto ayam, soto sulung. Nah ini pun sama, males mikir macem-macem jadi pesennya soto ayam wae.

P_20180114_140505-600x800

Gak berapa lama pesanan datang. Ini penampakannya.

P_20180114_141349-800x600

Rasanya? Hmmm…standar euy. Soto ayamnya ya biasa aja, kuahnya juga ga terlalu berasa rempah bumbu gitu. Pecel lelenya bukan lele segar mentah yang baru digoreng, tapi lele goreng yang diangetin ulang pas ada pembeli datang. Sambelnya pun biasa banget, nothing special. Dan berikut harga yang harus kami bayarkan.

P_20180114_144344-600x800

Buat saya dan pak suami….mahal, apalagi dengan rasa yang standar. Tapi….bisa jadi karena tempatnya juga ya, meskipun warung sederhana tapi berada di area Wahid Hasyim, jadi ya gak bisa jualan murah juga.

Mungkin andalan alias primadona rumah makan ini bukanlah kedua jenis makanan yang kami pesan. Bisa jadi rawon, atau rujak cingurlah primadonanya, yang membuat semua orang pengen banget makan di sini, karena lazisnya rasa kedua makanan tersebut. Mungkin loh ya.

Ya udah cuma mau cerita pengalaman itu doang. Selamat hari Selasa, jangan lupa bahagia yaaaa
signature

Advertisements

6 thoughts on “Kantin Rujak Cingur Pak.H.Hadi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s