Edisi Dibuang Sayang Part 3

Kali ini mau nerusin Edisi Dibuang Sayang part selanjutnya. Alias part 3. Banyak yang terjadi di sekitar saya dalam beberapa hari belakangan. Ini beberapa di antaranya:

1. Kehidupan tambang di bawah tanah.
Kemarin di Kompas TV ada acara bernama Explore Indonesia. Dari namanya, sudah pasti acara ini memanjakan mata dengan keindahan bumi Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke, namun tidak melulu tentang objek wisata. Seperti episode yang saya tonton kemarin, yang membahas kehidupan di tambang bawah tanah Freeport di Papua. Buat orang awam seperti saya, ngiranya bekerja mengeruk logam berharga di bawah tanah itu hanya dilakukan selama 8 jam kerja, sesudah itu naik lagi ke atas dan  pulang ke rumah seperti orang normal lainnya. Ternyata saya salah. Di tambang bawah tanah itu, para pekerja terus menerus tinggal dan bekerja di sana hingga libur tiba.
Saat libur, barulah mereka keluar tambang, liat matahari dan dunia luar. Di bawah tanah semua fasilitas disediakan. Mulai dari tempat tinggal, makanan yang sehat dan terjamin, sampai masjid dan gereja pun tersedia. Host acara yang baru pertama kali ikut masuk ke terowongan menuju tambang bawah tanah pun terkagum-kagum. Bahkan terowongan bawah tanah yang dibuat sebagai jalan bagi kendaraan tambang ini, panjangnya 500 km. Kilometer loh ya, bukan meter, Dan ini setara jarak Jakarta-Solo. Wow sekali bukan?
Melihat semua itu, yang ada dalam hati saya hanya satu: jiper. Bagaimana ada orang-orang yang mau melamar pekerjaan dan bersedia ditempatkan bekerja berhari-hari di bawah tanah begitu? Gimana kalo tanah atasnya roboh? Wassalam sekali bukan? Saya benar-benar gak berani dan gak punya nyali seperti bapak-bapak para pekerja tambang itu, even gaji per bulannya di atas Rp20 juta. Duh makasih deh. Hiii…ngeri euy.

2. Banjir di tengah cuaca nan galau.
Beberapa hari lalu saya nulis di postingan ini soal galaunya cuaca akhir-akhir ini. Ramalan BMKG yang berkata bahwa April ini adalah permulaan musim kemarau, nampaknya tidak menjadi kenyataan. Yang bikin sedih, walau intensitas hujan di Jakarta tidak seheboh Januari-Februari kemarin, tapi di beberapa spot banjir euy. Di daerah Kampung Melayu yang memang sering banget banjir, sekarang ya banjir lagi, padahal hujan hanya turun malam menjelang subuh, itupun tidak tiap hari loh. Baca di media, katanya itu air kiriman dari arah Bogor, di mana daerah Bogor memang cuacanya lagi hujan gede melulu. Berita terakhir kemarin, ada jembatan di daerah Puncak putus karena tersapu banjir bandang. Ya memang cuaca di daerah Bogor masih berkategori ekstrim makanya Jakarta masih kebagian kiriman banjir.
Asli sedih…di tengah curah hujan yang gak intens, ada sodara-sodara kita yang terpaksa mengungsi karena kebanjiran. 😦

3. Snack Artis
Waktu saya mampir di toko/minimarket Bright di salah satu SPBU dekat kantor, di salah satu raknya saya nemuin snack bernama Nagitoz. Di kemasannya terpampang nyata wajah Nagita Slavina sebagai pemilik brand. Memang pasangan artis Raffi Ahmad dan istrinya sudah terkenal punya beberapa bisnis makanan termasuk cake dan lain-lain. Nah Nagitoz ini sendiri adalah keripik yang terbuat dari bahan talas. Saya gak beli waktu ngeliat. Gak tau, males aja, hahahahaha. Gak terlalu tertarik juga nyoba yang serba ke-artis-an gitu. Kalian udah ada yang nyoba belum?

26865877_724734511056769_3192522531978346496_n

Gambar dari pintaram.com

4. Unyil is Back.
Barusan baca majalah bisnis punya pak bos. Iseng-iseng minjem. Sampai mata ini tertuju pada satu artikel maha penting. Film boneka Unyil dihadirkan kembali di era millenials nan digital ini, dalam format animasi 3D.
Awalnya memang film boneka kebanggaan generasi 80-an ini kan vakum ya. Trus Perum Film Negara (PFN) sebagai perum yang in charge untuk Unyil, ngerasa bahwa penting banget Unyil dihidupkan kembali. Akhirnya, bekerja sama dengan 6 studio animasi lokal Indonesia, jadi deh 26 episode Unyil animasi. Keren kan? Gak perlu pake animator luar negeri, SDM Indonesia udah pada keren dan sanggup ngerjain 3D yang hasilnya gak beda jauh sama produk impor kok.
Tapiiii….. tayangnya sementara cuma di USee TV-nya Telkomsel. Sudah mulai tayang sejak 30 Maret 2018 kemarin. Kebetulan saya enggak langganan USee. Apakah teman-teman ada yang sudah nonton? Penasaran juga gimana cerita Unyil yang tradisional menyatu dengan kondisi kekinian yang serba modern. Penasaran apakah pak Ogah masih berucap “cepek dulu dong” di tengah koin cepekan sekarang udah gak ada harganya lagi, hehe.

P_20180409_132408_1-600x602

5. McDonald ngadain McD Hiring Day
Karena akan membuka 10-15 gerai baru dan butuh  kurang lebih 3.000 karyawan baru, McDonald akhirnya ngadain Hiring Day gitu. Lagi-lagi kabar ini saya dapat setelah baca koran bisnis minggu lalu. Karyawan yang dibutuhkan bukan cuma staf operasional, tapi juga level armada pengiriman sampe manajemen puncak. Gak disebut di berita itu apakah karyawan hanya untuk gerai baru di Jakarta atau seluruh Indonesia. Hiring day nya sendiri ya tepat hari ini 9 April 2018. Kebayang ya, nambah gerai baru, apalagi misalnya semua gerai 24 jam…betapa masyarakat semakin dimanjakan dengan kemudahan. Laper tengah malam gak perlu takut lagi, tinggal cuss ke gerai McD yang terdekat. Emang petumbuhan gerainya lumayan masif. Contohnya di dekat rumah saya aja, ada dua gerai McD 24 jam yang bisa dikunjungi. Ibarat kata tinggal milih, mau McD yang arah jalannya ke kanan, apa yang ke arah kiri?

Eits….udah banyak aja tulisannya. Sudah dulu ya, nanti sambung lagi di part selanjutnya. Ngumpulin remahan cerita-cerita dulu baru nulis lagi 🙂
Terima kasih sudah membaca guys
signature

 

Advertisements

4 thoughts on “Edisi Dibuang Sayang Part 3

  1. Abdul Jalil says:

    1. Duh,saya juga ngeri tuh harus tinggal di dalam tanah gitu. Gak liat dunia luar rasanya gimana gitu. Tapi kalo ada wifi sih bisa kayaknya. Wkwk

    2. Sama, di sini juga cuacanya gak ketebak. Sehari bisa panas terik, besoknya mendung aja.

    3. Snack nya kayaknya pernah coba sih, tapi rasanya kurang sreg. Enakan kripik kentang merk sebelah.

    4. Wah, laptop si Unyil aja sekarang dah jarang lihat. Huft

    5. Buat warga urban mantap tuh, jadi gak bingung kalo laper malem2. Ini juga buka lapangan pekerjaan baru.

    Liked by 1 person

    • imeldasutarno says:

      Waaah Abdul komennya detil banget. Nah loh snacknya masih greget merk sebelah kan? He3. Kalo soal Unyil, kayaknya animasi 3D kali ini konsepnya bukan kayak laptop si Unyil lagi. Tapi lebih banyak cerita sehari-hari kayak zaman dulu waktu masih Unyil boneka di TVRI. Etapi ga tau juga ya, soalnya aku juga belum nonton sih hehe

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s