4 Hal yang Berbeda di Ramadhan 1439 H

Selama bulan Ramadhan ini, suasana berbeda dengan tahun lalu. Beberapa yang saya catat di sekitar lingkungan tempat tinggal saya:

1. Sudah tidak ada bunyi petasan. 
Sejak hari pertama sampai sekarang hampir pertengahan Ramadhan, lingkungan saya sepi petasan. Perkiraan sih ada dua: pertama karena Ramadhan dimulai sesudah teror bom Surabaya. Mungkin ini yang menyebabkan polisi super ketat melarang masyarakat untuk membunyikan sesuatu yang meledak termasuk petasan. Kedua: razia polisi benar-benar dijalankan, karena setau saya sebetulnya sejak jaman dulu petasan ini gak dibolehin. Tapi ya namanya orang ya, dirazia sana sini masih tetep aja ada yang bisa beli petasan secara diam-diam dan gak kejangkau sama pantauan polisi. Buktinya tahun lalu masih aja dar der dor di gang rumah saya, dan yang miris itu….yang main cowok-cowok ABG gitu bukan bocah kecil.

Alhamdulilah. Semoga sepi petasan ini sampai Ramadhan berakhir…dan sela-lamanya deh jangan ada petasan lagi.

2. Gak pernah mbaca soal Sahur On The Road.
Saban hari buka media online, gak pernah satupun ketemu berita Sahur On The Road. Di Jakarta sendiri memang polisi sudah tegas melarang aktivitas ini selama Ramadhan. Ya karena lebih banyak mudharatnya ketimbang positifnya. Etapi saya kurang tau di kota-kota lain apakah masih diperbolehkan ya?

Baca juga 5 Hal Yang Saya Tidak Suka di Bulan Ramadhan

 

3. Belum juga mbaca soal tawuran after sahur maupun selepas buka puasa.
Biasanya kan di beberapa kawasan, ada aja pemuda-pemuda yang entah kurang kerjaan atau level emosinya ketinggian, hingga memanfaatkan momen bulan suci ini dengan tawuran. Nah tahun lalu masih banyak tuh berita tawuran. Tahun ini, polisi juga makin ketat penjagaannya. Salah satunya di Jakarta Utara, di mana polisi sudah menyiapkan tim untuk mengantisipasi kejadian tersebut. Lengkapnya bisa baca di sini ya.

4. Para pembangun sahur masih aktif sampai sekarang.
Kenapa saya ikutsertakan point  ini di postingan? Karena kalo di lingkungan saya, tahun-tahun lalu itu cuma hari pertama dan kedua aja para pembangun sahur berkeliling kampung membangunkan kami semua. Bermodalkan semacam snare drum yang ditabuh dengan irama yang teratur, mereka juga berteriak: sahur….sahur….! Hari ketiga dan seterusnya udah gak kedengeran.
Nah tahun ini, mereka konsisten, sampai pertengahan Ramadhan tetap berkeliling di sekitar jam 02.30 WIB. Alhamdulilah. Malam Ramadhan terasa istimewa berkat para pembangun sahur ini.

Seneng kalo tiap Ramadhan begini. Damai dan aman. Eh OOT dikit ya: tadi pagi pas kami semua lagi sahur, tiba-tiba ada tukang roti yang keliling pake motor dan bermodalkan rekaman suara itu (model kayak Shianies Bakery, gitu) jam 03.30 WIB udah keliling di gang kami loh. Padahal biasanya dia sehari-hari keliling di sore hari. Agak spooky juga ngedengernya. Kok dia tiba-tiba jualan sepagi  ini ya? Pak suami malah becandain: jangan-jangan penjualnya pake jubah putih dan motornya gak napak tanah. Uwoooowwwwww…… takuuuttt….!
signature

 

Advertisements

7 thoughts on “4 Hal yang Berbeda di Ramadhan 1439 H

  1. Blog Sabda says:

    hahaha. bener banget mbak, saya ga dengar petasan lagi nih, memang kadang2 ganggu juga sih.

    skrng saya di jkt sepertinya memang ga ada yang berkeliling untuk bangunin sahur, kalau di kampung saya masih ada, biasanya memanfaaatkan toa masjid buat bangunin sahur

    Liked by 1 person

    • imeldasutarno says:

      Iyaaa…asik ya adem kuping rasanya dan hati gak was was karena udah ga ada petasan.
      Wah kalo di gangku masih pada muter anak2 mudanya bangunin sahur, diiringi toa mesjid yang juga menyuarakan bangun sahur. Rame deh pokoknya 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s