Memindahkan Waktu Makan

Ya, itulah yang senantiasa kita (KITA?? Elo aja kali, Mel) lakukan tiap bulan puasa tiba. Berperut kosong mulai azan subuh hingga azan maghrib, dan kembali mengisi tangki (baca:perut) dengan aneka makanan dan minuman saat berbuka. Terkadang ada yang kalap, tak sedikit pula yang bisa menahan hawa nafsu dan hanya berbuka dengan air putih dan tiga butir kurma. Subhanallah…..
Continue reading

Tentang rapat dan mukena

Masih dalam edisi Ramadhan. Gak kerasa udah masuk hari ke-12. Mbak ART udah mengumumkan tanggal mudiknya. Sudah tentu harap-harap cemas. Akankah ia kembali lagi ke Jakarta sesudah mudik dan menghabiskan tahun kelimanya bersama kami? Ah saya gak mau terlalu menggantungkan ekspektasi yang tinggi. Nanti sakit rasanya kalo terlalu ngarep dan ternyata semua buyar gak sesuai rencana.
Continue reading

From Where I Sit – Musholla

Bulan puasa identik dengan tarawih. Ya, sholat malam yang sering kita lakukan berjamaah di masjid/musholla ini menjadi salah satu ciri khas ramainya malam di bulan Ramadhan. Masjid penuh jamaah, walaupun biasanya gaspoll nya hanya di malam-malam pertama. Makin pertengahan Ramadhan apalagi menjelang akhir Ramadhan, jamaahnya bisa dihitung pake sebelah tangan doang.
Yah begitulah Ramadhan di Indonesia.
Continue reading