The Power of Screenshot

Ada yang suka main IG Stories? Kayaknya semua yang pake sosmed IG udah pasti pernah menggunakan fitur ini ya. Nah ceritanya saya kan follow akun IG overheard gitu. Berhubung kerja di design agency, penting juga ngikutin akun overheard,….untuk hiburan di kala deadline melanda πŸ™‚

Memang biasanya admin akun overheard ini suka bikin lucu-lucuan, salah satunya dengan saling berkirim salam. Kalo zaman saya kuliah dulu yang ngetop itu “DU” alias Dari Untuk. Waktu kuliah di kelas itu sampe punya satu buku khusus buat iseng-isengan ber DU ria. Misalnya nih:
Dari : Imelda
Untuk: Andri
Pesan: Jangan lupa besok lo ultah traktir gue yeee…

Zaman dulu internet barang mahal, jadilah kami pakai buku buat tulis-tulis lucu-lucuan.

Balik lagi ke akun overheard tadi. Adminnya bikin hestek #salamin. Jadi sesama anak agency sok mangga saling mengirim salam ke sesama teman, pacar, gebetan, bos, apapunlah.

Yang awalnya hanya untuk fun, rupanya berubah. Ketika seorang followerΒ membuat salam seperti ini :

Screenshot_2018-08-01-12-30-23-288x512

Salam yang sungguh perih, jenderal. Screenshot di atas saya ambil dari FB akun yang sama. Jleb! Langsung pengen nyanyi lagunya Matta Band ” O owww kamu ketauaaaannn….”

Dan gak berapa lama, pihak yang bersangkutan urun Salam. Dijawab:

20180801_123340-180x320

Akhirnya admin akun ini menjadi semacam penghubung.

Zaman dulu permasalahan macam contoh di atas, mana ada yang tersebar ke ranah publik? Paling banter kasak kusuk dan solusinya diselesaikan secara internal.
Lalu kalau ditanya hal seperti ini pantas atau tidak untuk diumbar ke publik via internet, kembali ke pribadi masing-masing. Silakan temans menilainya.

Apa sih inti postingan ini? Enggak ada yang spesial. Cuma mau bilang betapa dahsyatnya kekuatan teknologi. Seperti yang udah pernah dibahas orang-orang, teknologi itu pisau bermata dua, tergantung gimana kita menyikapinya aja.

Zaman sekarang, the power of screenshot sudah menjadi semacam senjata yang sanggup membuat miliaran manusia pengguna internet wajib hati-hati. Mau mempermalukan orang lain, screenshot. Mau kasak kusuk nggosipin orang lain, screenshot. Mau membeberkan bukti obrolan buat alibi, screenshot. Ada orang minta resep masakan, screenshot (muales ketik ulang bok). Berantem sama pacar, screenshoot.
Apa juga di screenshot. Termasuk yang nulis blog niii, screenshot buat jadi bahan tulisan wahahahaha…..

Ya sutlah, kita akhiri postingan receh ini dengan mengucapkan: be careful with your thumb. Ini era digital bung πŸ™‚

Baca juga: 6 Rem Saya di Sosmed

Selamat menikmati sisa hari Rabu temans πŸ™‚
signature

Advertisements

18 thoughts on “The Power of Screenshot

  1. mrs muhandoko says:

    aku nggak pernah berani skrinsyut sesuatu yg berhubungan dengan kerjaan utk dishare ke IG stories ( meski aku doyan main ig stories ya) meski tujuannya buat lucu lucuan πŸ˜›
    apalagi yg akun overheard gitu kan lucu lah ya, tapi cukup diketawain bareng2 sama temen temen kantor secara langsung tanpa hrs diskrinsut ke medsos.
    bahaya beneerr.
    apalagi bosku ini kadang suka nyimak update medsos stafnya πŸ˜›

    Liked by 1 person

    • imeldasutarno says:

      Nah itulah…ini adminnya semacam kena jebakan betmen. Awalnya buat have fun eh ndilalah jadi awkward sendiri karena ada yang curhat terbuka pake banget.
      Iya hati2 ajalah bermedsos. Yg proporsional aja

      Like

  2. denaldd says:

    Mbak IG story tuh bisa disave ga? Itu real time atau kita ngerekam dulu sava di hp baru diupload atau langsung record lewat IG nya? Banyak nanya soalnya ga kebayang IG story itu kayak gimana cuma baca2 aja karena banyak juga yang share2 ttg sekolah anak di sana ya. Ngeri kalau sampai share2 sekolah anak, rawan penculikan kan

    Liked by 1 person

  3. dewi says:

    Akuuuu korban screenshot mba Imel.. Maksudnya aku gak pernah screenshot. Cukup rumit pembahasannya.. Intinya aku melihat screenshot percakapan 2 org temenku yg menyangkut aku jg.. Yy seharusnya santai jd harus serius klarifikasi lagi.. Pas liat temenku sangat detil mempertanyakan titik koma pd kalimat wasap.. Sungguh kungeeriii 😨😨😨😨

    Liked by 1 person

  4. Akarui Cha says:

    First of all, ku cuma mau bilang “turut berduka sama yang anon im in. Kan aku langsung menduga ahensinya apaaaa. Kan berasa ya.

    Tapi setuju banget sih. Di media sebaiknya jaga diri untuk berkeluh kesah. Jempol yang doyan screenshot emang bihiyi sih.

    Liked by 1 person

    • imeldasutarno says:

      Itu ahensi gede, semua anak ahensi mah tau banget walopun udah dikasih tanda bintang2 ya hehe…..
      Intinya timbang2 dulu 1.000x sebelum posting sesuatu di aneka medsos ya. Makasih udah mampir sini Akarui πŸ™‚

      Like

  5. Phebie says:

    Ya medos ya percakapan WhatsApp. Semua bisa terjadi. Tapi kalau mau dipermasalahkan secara hukum bisa sih kalau percakapan yang sifatnya pribadi. Karena seyogyanya harus ada ijin dari dua belah pihak untuk dipublikasi.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s