Ketika Rasa Bukan Lagi Prioritas

Kalau kita berkunjung ke sebuah warung/restoran/kedai makan, biasanya kita akan mencari yang menyajikan menu dengan rasa yang lezat dan nagih. Mau warungnya kumuh kayak apaan, terkadang kalo makanan andalan di warung itu enak buanget, ya pasti dikunjungi. Mau sampe antre-antre pun terkadang dijabanin.

Etapi itu dulu. Zaman sekarang? Saya baca di harian Kontan beberapa hari lalu. Ada sebuah berita yang judulnya menggelitik.

20180730_120339-800x450

Berita itu intinya menjelaskan kalau zaman sekarang orang berbondong-bondong mengunjungi sebuah resto karena resto tersebut instagramable. Banyak tempat lucu-lucu buat selfie atau welfie dan itulah alasan para pengunjung datang ke sana. Soal rasa makanannya…wah entah udah jadi nomor berapa.

Ada resto di Depok dan Tangerang yang konsep tata ruangnya dibuat mirip sama penjara (Mie Jambret namanya), ada cafe bertema Little Pony di Cibubur yang tentunya bikin anak-anak (terutama perempuan) girang bukan main dengan semua pernak pernik di sana, dan masih banyak lagi.

Semua kembali pada pilihan. Kalau memang mau mengejar uniknya tempat dan “kasih makan” feeds Instagram atau medsos kita yang lain, monggo.
Mau mengutamakan rasa di lidah juga monggo. Kebetulan kalau saya tim #Mengutamakan Rasa. Abisnya mau selfie-selfie an di tempat begitu rasanya kasian sama tempatnya….udah cakep itu tempat eeeh  foreground-nya alias saya gendats dan sungguh mengganggu pemandangan bwhahahahaha….. Ancur minaaah…..

Kalau kalian, seringkah mengunjungi resto instagramable di kotamu?
signature

 

Advertisements

11 thoughts on “Ketika Rasa Bukan Lagi Prioritas

  1. Ayu Frani says:

    Kalau Ayu, mungkin lebih tertarik untuk Selfie makanan bersama teman-teman yang pada saat bersamaan mau makan sama-sama. Capture ekspresi manusia itu yang menurut Ayu menarik. Kalau makanan, hum…Ayu kurang berbakat untuk mengambil foto makanan.

    Liked by 1 person

      • Ayu Frani says:

        Ia, Sering Kak. Senang rasanya karena biasaya resto nan instagramable itu tempatnya cozy dan enak untuk dijadikan tempat nongkrong. Tapi, biasanya juga sih ya…makanan yang disediakan disana kurang dalam segi rasa, mungkin pemiliknya banyak berinvestasi pada pembangunan tempat/resto, bukan pada rasa makanan yang disediakan hehehehe. Pengalaman sering ketemu yang beginian, kak.

        Liked by 1 person

      • imeldasutarno says:

        Betul, harus memilih mana yg jadi prioritas ya Yu. Invest buat mempercantik layout bangunan/tempat, imbasnya rasa masakannya mungkin hanya standar saja 🙂 Wah foto2nya sudah pasti banyak nih di IG ya, karena sering berkunjung ke resto keren2 🙂

        Like

      • Ayu Frani says:

        Ia Kak, demikian salah satu pelajaran yang bisa dipetik dari jalan2 ke Resto Keyen 😋😋.
        Ngak juga Kak…Ayu jarang posting yang beginian, karena biasanya sudah diposting teman lain dan Ayu dapat jatah di-Tag doang 🤣🤣

        Liked by 1 person

  2. ndu.t.yke says:

    Gofood2 aje sih klo aku, lbh suka makan di rumah. Sekali2nya makan diluar, ya di resto langganan yg sdh pasti enak. Mengutamakan rasa. Sudah lewat periode selfie dan foto2, dalam hidupku, hehehe.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s