Edisi Dibuang Sayang 13- Yang Saya Capture

Cerita-cerita singkat yang berceceran ((BERCECERAN)) di sana-sini,  seperti biasa saya satukan dalam edisi dibuang sayang. Kali ini ada berapa cerita ya? Hmmm….kita liat aja yuk langsung:

1. Karena surat nikah adalah jaminan
Saya baca di harian Kontan beberapa waktu lalu. Sudah lama kita ketahui, di desa-desa itu masih sering aja ada sistem rentenir. Inget banget saya pelajaran IPS zaman sekolah dulu, yang ngebahas bahwa rentenir itu adalah pihak yang seharusnya dihindari, karena bisa menyebabkan kita terbelit utang yang gak sehat.
Nah coba temans liat di gambar yang saya capture dari harian Kontan berikut ini. Rasanya sih sistem seperti ini jauh lebih menyenangkan untuk dibaca bahkan sama kita yang gak terlibat dalam per-rentenir-an ini.

20181107_124853-1-800x542


2. Singkatan yang “wah bener juga”

Siapa yang doyan ngopi? Buat sebagian orang kopi ini amunisi. Biar mata bisa lebih melek, biar pikiran lebih fresh, biar mood lebih hepi, dan seabreg manfaat lainnya. Emang sih bau dan rasanya itu bikin nyandu. Makanya di seantero dunia, minuman ini jadi kegemaran sejuta umat banget. Nah minggu lalu iseng saya ngeliat sebuah singkatan tentang kopi, di gerai Alfamart. Ini singkatannya:

20181103_155321-600x800

Wah bener juga, pikir saya. Seringkali orang menjadikan kopi sebagai teman untuk mencari inspirasi. Dengan minum kopi, mood menjadi baik, semangat timbul kembali, dan ujung-ujugnya pikiran menjadi fresh untuk berkarya dan berinspirasi. Temans setuju dengan singkatan di atas?

3. Ya Allah…udah mau 2019 ini bang….
Beberapa tahun lalu, ngetrend banget di kalangan kita semua, sesama pengguna handphone, soal sms penipuan. Yang dulu ngetrend kan mama minta pulsa. Ada pula sms penipuan bahwa kita memenangkan hadiah dari aneka provider seluler. Dan seharusnya sih, menjelang pergantian tahun begini, sms model begituan mah udah basi banget ya? Etapiiii…beberapa saat lalu dong….masih ada ajaaaaaa yg ngirim sms penipuan begitu. Saya capture-in ya:

Screenshot_2018-11-12-11-30-08

Ya Allah baaang…tobat baaang. Ini udah mau ganti kalender lagi situ masih aja maen kayak beginian? Kreatif dikit napa nipunya. Pengen banget saya bales kayak begitu, tapi ah ngapain? Buang-buang pulsa, buang-buang energi.
(Eh terus oknumnya bales lagi: kite juga udah kreatif dikit. Kalo dulu mengatasnamakan provider seluler, sekarang mengatasnamakan e-commerce. Kreatif kan?)
Mudah-mudahan makin ke sini udah gak akan ada lagi orang yang ketipu sama sms model beginian ya.

4. Hayo siapa yang suka begini?

Screenshot_2018-10-23-17-52-14

Ikut follow akunnya Overheard Jakarta di IG, pas baca ini berasa makjleb. Bener banget ya. Masih sering kita menemukan kejadian seperti ini di keseharian. Bahkan kadang tanpa sadar, kitalah pelaku yang disebut dalam screenshot tersebut hehe.
Padahal, pengen banget super duper clear dan gak berhandphone ria, macam cafe di beberapa negara seperti bisa dibaca pada link ini.  Mohon bedakan yang memang datang ke cafe untuk niatan bekerja atau meeting pekerjaan ya. Yang dimaksud pada screenshot di atas ya pertemuan seperti misalnya reuni, arisan, dan sejenisnya.
Tiba-tiba kangen zaman dulu, ketika handphone itu baru ada di angan-angan para inovator dunia, hihi….betapa serunya setiap bertemu teman/keluarga. Cuma ada obrolan lisan, saling tatap mata, tanpa dirusuhin sama handphone/gadget.

Semoga empat cerita ini bisa sedikit menyenangkan mood pembaca di hari ini ya. Sampai ketemu di edisi dibuang sayang berikutnya 🙂
signature

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s