Kembali Ngeblog

Terakhir blog ini diisi bulan Februari ya? Iya Februari 2019, enggak salah. Dan sekarang sudah awal Mei. Kangen nulis udah pasti. Tapi memang banyakan fokus ke dunia nyatanya, makanya blog jadi seperti terbengkalai.

Kalau soal gak punya ART, itu udah biasa. Nah yang plus plusnya, udah gak punya ART, sayanya sakit. Dan pekerjaan di kantor alaihim banyaknya, sampe kadang kaga nafas buat nulis receh-receh acan.

Sakitnya diawali dari si sulung. Demam tinggi naik turun yang bikin ortunya ketar-ketir karena pas barengan sama musim DBD. Eh ternyata deshe radang tenggorokan. Jadilah bolos sekolah sampai sembuh.

Deshe sembuh, saya lanjut sakit. Kena radang tenggorokan juga. Istirahatlah mamak-mamak renta ini di rumah sembari menunggu sakitnya sembuh. Radang hilang dalam 4 hari, tapi badan masih lesu lemah plus pucat dan kunang-kunang melulu kalo lagi aktivitas.
Ke dokter (lagi). Didiagnosa anemia. Soal anemia mah emang sebetulnya sejak sebelum nikah ya saya masuk dalam klub Golongan Darah (dan penghasilan) Rendah. Pengen cerita gimana deritanya pas si darah rendah ini lagi hamil anak pertama dan kedua tapi nanti kepanjangan kalo ditulis barengan postingan ini. Sudahlah itu nanti aja ye hehe.
Back to anemia. Dokter pas periksa saya menemukan pucatnya kelopak mata bawah saya pucat. Denyut nadi saya juga bikin dokter bingung, kok lemah? Waduh….
Saya diberi vitamin penambah darah dan obat untuk pusing. Kata dokter kalau sampai obat-obatan habis masih kunang-kunang juga, ya cek darah, cek Hb lagi.

Akhirnya saya yang kepengen ngelawan anemia ini, Googling dan menemukan bahwa buah bit adalah salah satu makanan yang cepat menambah sel darah merah. Karena udah tekad bulat, belilah buah bit. Awalnya beli di supermarket dan beneran gak rekomen (karena harga sekilonya adalah dua kali lipat dari pasar becek). Dikupas, dijus, dan diminum kayak orang minum jamu alias gak dinikmati langsung glek glek glek sampe habis. Karena apa sodara-sodara? Jus buah bit itu rasanya sama kayak kita minum air aqua dicampur tanah. Hahahaha…tanah bangetlah pokoke rasanya, walopun itu juga udah saya campur madu. Selain buah bit, saya juga stok kurma dan madu karena dua items itu juga baik untuk orang yang kurang darah.

Di tengah lagi terapi buah bit yang saya minum segelas sehari, eh anak bungsu ikut-ikutan sakit. Cuma common cold dia cuma demamnya turun naik sampe hampir 5 hari. Huhuhuhu…..
Selesai anak kicik sakit, suami yang kecapean ngurusin ganti-gantian anggota keluarganya yang sakit, sempat sakit juga dua hari. Gantian saya yang ngurusi dia.

By the way, khasiat buah bit alhamdulilah banget. Rutin minum jus buah bit segelas gede sehari, saya makin seger dan kunang-kunang plus pusing hilang total. Saya stok Sangobion juga di rumah, tapi sengaja saya jarangin minumnya. Lebih milih buah bit yang natural aja. Sekarang masih konsumsi buah bit tapi gak serutin kemarin-kemarin.

20190404_083633-600x800

Warnanya tak selaras dengan rasanya 🙂

Pokoknya kurang lebih begitulah kondisinya. Jangankan nulis di blog sendiri, blogwalking pun udah hilang mood dengan segenap kondisi yang dialami kemarin-kemarin.

Dan tiba-tiba sekarang udah Mei, yang artinya akan masuk bulan Ramadhan. Seneng banget hati ini. Pulang cepat dari kantor, makanan takjil yang menggiurkan setiap hari (lontong isi sayur+sambel kacang is the must item. Kapan kurusnya malih?), malam-malam yang selalu ramai dengan tarawih dan orang yang bangunin sahur ….aaahhh…senangnya. Alhamdulilah Allah SWT masih memberi kesempatan pada kita semua untuk dapat bertemu lagi dengan Ramadhan di tahun ini.

Jadi, tanpa panjang lebar lagi saya ingin mengucapkan:

Mohon maaf lahir dan bathin untuk semua teman-teman blogger, termasuk silent readers. Mohon maaf atas semua postingan, tulisan, komen dan segenap hal yang salah-salah dan mungkin menyinggung hati selama ini.
Diiringi doa untuk kita semua, semoga puasa kita di tahun ini jauuuuh lebih baik dibanding tahun kemarin.
Dan pada akhirnya ibadah puasa bisa membuat kita menjadi pribadi yang lebih bijak, dewasa dan menyenangkan ya guys.

Selamat menjalankan ibadah Ramadhan dari kami sekeluarga.

signature

Advertisements

11 thoughts on “Kembali Ngeblog

    • imeldasutarno says:

      ya Allah terharu aku ada yang bilang miss you begini…..mbak Tyk maaf jarang main ke blogmu lagi ya. Mudah2an ke depannya aku banyak waktu buat BW. Sama-sama ya mbak, maaf lahir bathin juga untuk mbak sekeluarga

      Like

      • imeldasutarno says:

        ya Allah makasih banyak ya mbak. Aku ada kok, IG ku masih aktif karena kalo main IG bisa selintas-selintas, gak butuh waktu khusus macam nulis blog begini mbak. Terima kasih sudah perhatian begini mbak, huhuhu lha aku yo mewek maneh iki 😦

        Like

  1. denaldd says:

    Mbak buah bit bisa dicampur dengan lainnya untuk mengurangi rasa tanah. Aku juga ada rendah (parah) dan selalu konsumsi buah bit. Tapi selalu aku campur dengan bayam (mungkin kalau di Indonesia jenis bayam jepang ya, yang dimakan mentah untuk salad) karena bayam pun bagus untuk menaikkan tekanan darah, lalu aku campur dengan pisang. Nah campuran buah bit+bayam+pisang buatku sudah enak. Kalau suka susu, dicampur susu bisa. Kalau ga suka, dikasih air saja sedikit juga sudah enak.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s