Karnaval Lintang dengan Sepeda Hias

Wah, 28 hari lagi kita akan Lebaran *becandaan lawas. Gimana puasa hari keduanya guys? Semoga tetap lancar, kuat dan bersemangat ya. Kali ini cerita-cerita receh aja as usual. Tentang karnaval di sekolah anak bungsu saya.

Dalam rangka Puncak Tema 2019 (saya juga sebetulnya gak paham apa yang dimaksud Puncak Tema itu, pokoknya kegiatannya selalu seputar acara karnaval dan sejenisnya), sekolah si bungsu mengadakan karnaval sepeda hias. Jadi anak-anak diminta memakai baju profesi sekaligus membawa sepeda hiasnya masing-masing. Ga wajib sepeda sih, boleh otoped, skuter dan sejenisnya. Dan bagi yang gak bawa sepeda hias, juga diperbolehkan kok. Tidak dipaksakan.

Nona kecil keukeuh minta naik sepeda. Sempat debat sama kakaknya, karena sepeda yang akan digunakan adalah milik sang kakak tapi dikasih tambahan roda empat. Maklum dia belum bisa roda dua. Sang kakak sebagai pemilik sahih sepeda merasa jumawa dan awalnya samasekali gak memperkenankan adeknya minjem sepeda apalagi mau dihias-hias. Perkelahian saudara pada umumnya lah ya.

Singkat cerita mamak dan bapak yang telah renta ini berpikir, mau dihias apa ya? Yang gak nyusahin kita-kita. Ndilalah nona kecil pengen Hello Kitty. Kata bapaknya, Hello Kittynya di bagian depan aja, sementara sisa hiasan lainnya ya tempel-tempel kertas warna warni aja biar gampil. Okelah kalau begitu.
Karena bapak jadi konseptor utama, maka beliaulah yang beli segala perintilan hiasan. Tugas saya bantuin nempel-nempel aja.

Untuk Hello Kittynya, dibuat pake karton putih biasa lalu diwarnai manual pake crayon dan pensil warna.Ā  Hiasan lainnya tempel sana sini, kasih sedikit kertas rumbai-rumai, jadilah. Nona kecil pun turut berpartisipasi berkreasi. Berbekal skill gambarnya, dia membuat tulisan nama sekolahnya plus gambar-gambar hewan yang dia bisa, pada karton yang akan ditaro di roda.

Yang penting bocahnya hepi. Oiya untuk kostum profesi, masih pakai kostum bekas TK A tahun lalu yaitu kostum koki.

Dan beginilah hasil kolaboresyen menghias antara bapak, mamak dan Lintang.

20190405_070351-1-1-800x672

20190405_082913-1-800x795

Nah sementara sepeda-sepeda peserta yang lain keren-keren juga. Malah jauh lebih ajib! Menghiasnya pada niat bro!

20190405_072616-800x600

Malah ada yang super niat. Bisa dilihat pada foto di bawah ini ya:

20190405_075258-800x600

Sepeda mini yang disulap jadi ambulans

 

20190405_075112-1-600x736

Ini semacam skuter disulap jadi roket

Karnavalnya keliling komplek perumahan dekat sekolah nona kecil. Dia seneng banget katanya naik sepeda rame-rame sama rombongan teman begitu, hehe.
Kenang-kenangan banget ini, sebelum Juli nanti udah jadi murid SD yang artinya udah gak ada acara hore-hore begini lagi. SD mah fokus belajar, gak ada event ini itu nya šŸ™‚

Demikian cerita receh hari ini. Disimpan di blog juga dengan tujuan yang sama seperti yang saya sebut di atas: buat kenang-kenangan kalau nona kecil udah berubah jadi wanita dewasa kelak šŸ™‚
signature

Advertisements

4 thoughts on “Karnaval Lintang dengan Sepeda Hias

  1. bersapedahan says:

    wah dekorasinya sudah top deh … apalagi jika dibandingin saya waktu ngehias sepeda anak untuk acara komplek .. biasa banget … tapi btw .. memang suka ada yang super niat … dan keren bangettt .. hebat ortu-nya ya .. šŸ™‚

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s