Pengalaman Sunat Anak di Rumah Sunatan dr.Mahdian

Salah satu kewajiban kita sebagai orang tua yang mempunyai anak laki-laki tentunya menyunat anak sebagai salah satu pelaksanaan syariat Islam. Buat sebagian besar ortu ini bukan masalah rumit. Namun untuk saya dan pak suami, lumayan ruwet.

Bagaimana tidak? Anak lanang masih takut untuk disunat. Padahal teman-teman sekolahnya bahkan saat menginjak TK A sudah banyak yang disunat. Saya sudah tentu gelisah. Gak kebayang kalau usia anak lanang makin dewasa tapi dia masih ketakutan juga. Sudah diceritakan berkali-kali jika semakin dewasa usia saat disunat, maka semakin sulit prosesnya, tapi anaknya tetap keukeuh gak mau.

Bulan Juni ini, saya melihat peluang, yaitu libur kenaikan kelas yang panjang. Satu bulan lamanya karena digabung juga dengan libur lebaran. Artinya jika disunat sekarang, banyak waktu untuk masa recovery tanpa terbebani dengan aktivitas sekolah. Saya dan pak suami coba bujuk lagi berkali-kali. Dan senjata akhirnya adalah membolehkan ia membeli mainan kesukaannya sebagai hadiah sunat. Kebetulan saat ini anak lanang lagi hobi dengan pistol-pistolan Nerf. Jalan kami dimudahkan Allah SWT. Anaknya tiba-tiba mau dong disunat. Lega? Pastilah saya lega. Etapi tugas selanjutnya adalah searching tentang sunat yang baik itu di mana dan seperti apa?

Zaman sekarang, metode sunat itu sudah semakin banyak. Ada yang metode laser, ada yang metode klamp, ada juga yang masih pakai proses tradisional. Memanfaatkan kemudahan zaman sekarang, saya browsing sana sini. Di medsos, di blog orang untuk mengetahui aneka pengalaman menyunatkan anak, dan juga baca-baca di berita. Intinya sih semua metode sunat itu ada plus minusnya.

Saya mendapat pencerahan setelah membaca blog mbak Muyassaroh. Lalu saya mencoba ngobrol dengan beliau via Instagram. Alhamdulilah setelah mendapatkan pencerahan, saya lalu diskusikan dengan pak suami, dan mantap menyunatkan anak ke Rumah Sunatan dr.Mahdian.
Mengenai metode klamp itu sendiri, dikutip dari websitenya dijelaskan bahwa:

Metode ini menggunakan tabung seperti galon plastik berukuran kecil. Proses sunatnya yaitu dengan pemberian obat bius kepada pasien, kemudian kulit bagian depan penis ditarik ke belakang dan meletakkan tabung klamp di bagian kepala penis. Setelah dianggap posisi tabung pas dan tidak menutupi bagian saluran kencing, kemudian tabungnya dikunci dengan klampnya. Setelah terkunci dengan benar maka dilakukan pemotongan kulit kulup menggunakan pisau bedah di bagian atas ring klamp. Klamp ini akan tetap menempel di penis sampai luka sembuh. Butuh waktu sekitar 5 hari untuk mendapatkan kesembuhan luka. Keunggulan metode sunat ini adalah proses pengerjaan yang relatif cepat, minim pendarahan, dapat terkena air, tanpa menggunakan jahitan dan perban, serta selesai tindakan sunat anak dapat langsung mengenakan celana dalam (apabila takut mengenakan celana dalam biasa dapat juga mengenakan celana sunat yang disediakan oleh rumah sunatan) dan anak dapat beraktivitas seperti biasa.

Nah, kata kuncinya adalah di: setelah sunat dapat beraktivitas seperti biasa. Makanya kami mantap memilih metode ini.

Selanjutnya, setelah mendapatkan nomor WA Rumah Sunatan dr.Mahdian dari medsos, saya berkonsultasi dulu via WA. Tanya-tanya soal biayanya, prosedurnya, jadwalnya. Jika kita memang datang dan konsultasi dulu dengan dokter khitannya, akan dikenakan biaya Rp75,000. Namun kalau memang sudah mantap sunat, bisa langsung datang saja. Karena musim liburan saya bertanya ke admin WA, apakah mesti daftar dari jauh-jauh hari atau gimana? Kuatirnya full aja. Rupanya alhamdulilah tidak. Kami disarankan datang di jam 09.00 WIB setelah sebelumnya menginfokan data diri lengkap pasien yang akan disunat via WA. Responsif sekali, karena tidak satupun WA kami yang lama dibalas oleh admin.

Karena sudah cukup mengumpulkan pengetahuan dari browsing dan lain-lain, kami putuskan langsung datang saja. Hari ini WA-an sama admin, besoknya kami datang ke lokasi.
Rumah Sunatan dr.Mahdian sendiri memiliki banyak cabang, karena beliau memang menggunakan metode franchise. Kami datang yang terdekat dari rumah yaitu di Cipinang, tepatnya sekitar 200 meter dari Mall Bassura-Jakarta Timur.

Sampai di sana, kami dilayani dengan ramah oleh petugas di meja pendaftaran. Anak lanang sudah sarapan, dan sebentar-sebentar berbisik takut ke saya. Saya coba kuatkan dia. Setiap sunatan pakai model apapun pasti akan sakit, tapi sedikit saja, dan kamu pasti kuat. Terus saya encourage dia agar tetap berani.

Oh ya, ada beberapa highlight dari Rumah Sunatan dr.Mahdian ini yang ingin saya sampaikan:

  1. Tempatnya bersih dan nyaman.
  2. Ada ruang bermain untuk anak-anak yang menunggu giliran.
  3. Petugas-petugasnya ramah dan child friendly.
  4. Ada fasilitas musholla juga.
  5. Dokternya pun sangat child friendly. Beliau sangat ceria, terus menguatkan hati anak, terus mengajak ngobrol anak agar tidak terlalu tegang, dan tidak sedikit pun berkata-kata yang sifatnya menakut-nakuti.
  6. Tersedia emergency call 24 jam, apabila sampai di rumah terjadi hal-hal urgent
    misalnya pendarahan, kesakitan yang berlebihan pada anak, dan lain-lain.
  7. Tersedia fasilitas WA untuk memudahkan komunikasi di jaman now, plus berbagai
    channel medsos yang memudahkan kita memahami tentang rumah sunatan
    Mahdian secara keseluruhan. Ada IG dan channel Youtube-nya.

IMG-20190613-WA0005

20190611_091351-600x800

 

20190611_091405-800x600

Ruangan bermain

 

20190611_091651-800x600

Musholla

 

Sementara mekanisme sunatnya adalah sebagai berikut:

    1. Mengisi daftar pasien dengan tulis tangan manual pada kertas yang tersedia.
    2. Mengisi dan menandatangani lembar persetujuan sebagaimana lembar persetujuan jika kita akan menjalani tindakan operasi pada umumnya. Sayang saya tidak sempat fotokan lembar tersebut.
    3. Mengisi lembar data pasien lengkap dengan informasi tentang penyakit maupun
      alergi yang diderita oleh anak.IMG-20190613-WA0006
    4. Jika tidak ada pasien, langsung bisa naik ke lantai dua untuk proses sunat.
20190613_104441-800x450

Ambiencenya anak-anak banget ya

  1. Prosedur standar bedah biasa yaitu dibersihkan, diberi tanda dengan spidol mana
    bagian yang akan dibedah, dan lain-lain.
  2. Proses pembiusan yang tidak melalui jarum suntik.
    Khusus proses pembiusan ini saya ulas sedikit ya. Salah satu keunggulan Rumah Sunatan dr.Mahdian yang sering dipromosikan adalah bahwa sunatan di sini adalah tanpa suntik tanpa jahitan dan anak bisa langsung aktivitas biasa. Dibius tapi gak disuntik? Awalnya kami yang awam pun bingung, bagaimana cara memasukkan obatnya. Ini jawabannya:Screenshot_2019-06-13-16-52-07-360x640
  3. Selesai dimasukkan bius, menunggu lima menit agar bius bekerja. Dan mulailah
    pengerjaan sunat oleh pak dokter. Entah anak saya yang ambang sakitnya lumayan
    tinggi, jadi di tengah proses terpaksa dokter menambah dosis obat bius sebanyak dua kali. Karena ia masih merasakan sakit padahal seharusnya sudah kebal dan gak ngerasain apa-apa.
  4. Sepanjang proses anak menangis mengaduh kesakitan, karena memang walau sudah dibius, tetap ada rasa linu yang lumayan ketika kulit sudah dalam kondisi terbuka. Pak dokter dan pak suami kompak bilang ke saya bahwa “hanya laki-laki yang tau rasanya linu itu, bu.” Hahahahaha….
  5. Proses hingga pasang klamp selesai kurang lebih 15 menit saja.
  6. Ketika klamp mulai dipasang pak dokter mengajak anak saya berulang-ulang
    membaca syahadat. Kami pun yang berada di ruangan mengikuti lantunan syahadat pak dokter.
  7. Setelah semua rampung, anak dipakaikan celana sunat dan kami orang tuanya
    dibrief bagaimana proses membersihkan klamp terutama sehabis BAK dan BAB.
  8. Setelah selesai semua proses, kami diberikan satu tas berisi aneka kit untuk
    perawatan selama masa klamp masih terpasang maupun sesudah klamp nanti dilepas.
    Petugas di bagian pendaftaran dengan detil menjelaskan kegunaan masing-
    masing alat dalam tas tersebut. Mulai dari obat-obatan yang harus diminum, cara
    penggunaan cairan infus/air steril/NaCl untuk membersihkan dan mensterilkan penis sehabis pipis, cara mencuci celana sunat, dan lain-lain. Penjelasan tidak terburu-buru dan jika kita belum paham boleh banget bertanya ulang.
  9. Sesudah itu tibalah saat membayar. Total untuk biaya tindakan plus sertifikat sunat
    dan seperangkat kit adalah Rp2,1 juta.
20190611_151239-600x800

Kit-nya. Celana sunatnya gak kefoto

20190613_190512-2-800x497

Sertifikatnya

Sesudah itu, kami pun bisa pulang dan anak lanang langsung bisa jalan walau pelan-pelan banget.

Oh ya ada beberapa tips yang mungkin berguna:

  1. Namanya habis dibedah walau minor, jadi badan pasti nuntut untuk istirahat lebih
    banyak supaya pemulihan pun bisa cepat. Bujuk anak untuk lebih banyak istirahat
    walau sebetulnya dia udah bisa jalan-jalan ke mal dan aktivitas lainnya. Jangan lupa konsumsi makanan bergizi ya.
  2. Jangan biarkan anak olahraga kayak main bola atau naik sepeda. Duh ngilu mbayanginnya….
  3. Celana sunat yang diberikan dari Rumah Sunatan dr.Mahdian hanya 2 buah saja.
    Kalau memang merasa butuh banyak buat ganti tiap hari, mungkin bisa beli terpisah lebih dari dua. Kalau saya ngakalinnya adalah: jika celana sudah harus ganti, buru-buru dikucek tangan pake sabun colek (gak boleh dicuci pake mesin ya), kemudian langsung dikeringkan dengan mengarahkan kipas angin kecepatan maksimum ke celana basah. Cara ini terbukti cepat mengeringkan celana, jadi bisa dipakai berulang-ulang deh tanpa perlu membeli celana tambahan.
  4. Jika anak ketakutan mandi karena kuatir dan tegang penisnya kena guyuran air yang banyak, bisa diakalin dengan tetap menggunakan celana sunat saat mandi, kemudian area pinggang sampai paha dililit dengan lembaran plastik. Jadi plastiknya dibikin semacam rok gitu haha….Walau mungkin masih tembus air, setidaknya cuma sedikit, dan anak juga ngerasa tenang gak meringis-ringis. Ini cara yang kami gunakan di rumah ketika memandikan anak selama masa klamp masih terpasang.

Alhamdulilah terlewati sudah satu kewajiban kami kepada anak. Dan semakin hari anak semakin berkurang rasa nyerinya. Semoga pemulihannya berlangsung lebih cepat.
Mudah-mudahan postingan ini bermanfaat ya terutama yang mencari referensi untuk menyunatkan anak-anaknya.

Sebelum saya tutup, yang ingin tau lebih banyak tentang Rumah Sunatan dr.Mahdian, silakan berkunjung ke:

Instagram: @rumahsunatrdmahdian
Website: https://rumahsunatan.com/
WA: 0815-14852622
YouTube Channel: https://www.youtube.com/channel/UCR8Vp4fzmM4EUjzU-IudRfA

signature

Advertisements

3 thoughts on “Pengalaman Sunat Anak di Rumah Sunatan dr.Mahdian

  1. Hastira says:

    dulu waktu nyunatin aka, aku di tempat yg laris di kota cirebon, anak di sana kalau mau disunat ortu gak boleh masuk tp gak ada yang nangis satupun, termasuk anak saya pdhl dia takutan

    Like

  2. Rahma balci says:

    wah selamat ya mba buat anak lanangnya, anak saya fatih jg di sunat 2017 lalu di kampung saya, sunatnya di klinik dekat rumah aja, metodenya sy krng th, krn ga liat langsung, tapi lumayan penuh drama, padahal lukanya cepat kering.sampe maunya tiduran aja, manja.eh pas di ajak liburan ke pantai seminggu kemudian udah seger aja ga sok2an sakit lagi:D

    Liked by 1 person

    • imeldasutarno says:

      Hehe…iya mbak, penuh drama soal sunat menyunat ini ya. Sekarang udah seminggu lebih sejak sunat, anakku masih drama soal sakit gitu-gitu. Huhuhuh…untung sunat cuma sekali seumur hidup ya mbak 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s