Cerita Ringan Seputar Platform Social Media

Platform media sosial semakin hari nampaknya semakin banyak ya. Dulu kita hanya punya Friendster (weiiyyy situ angkatan berapa?). Lalu berkembang. Ada Plurk, Twitter, dan juga ada Facebook. Berkembang lagi, ada Path, Instagram, dan entah apa lagi, saya gak hafal.

Bicara soal Facebook, platform yang satu ini sejak dulu memang paling diminati oleh sejuta umat. Mulai dari kalangan bawah sampai atas, semua punya Facebook. Platform ini paling diminati lantaran paling bisa mengakomodir apapun keinginan kita. Mau posting 1,000 foto, bisa. Mau nulis status sampe 2 halaman kertas A4, juga bisa. Mau posting link berita atau lagu-lagu, bisa. Mau posting video, monggo. Mau buka FB sekaligus chatting, yuklah mari. Dan semakin ke sini fitur-fitur yang ditawarkan FB makin beragam, makin menarik buat orang-orang.

Sebagian pada akhirnya merasa jenuh. Mulai dari tahun 2004 sampe sekarang masih FB an juga? Huhuhuhu…udah sampe pada tahap bingung mau ngapain lagi di FB.
Buat yang jenuh, sebagian ada yang beralih ke Instagram. Akun FBnya tetap ada tapi pasif.
Termasuk saya. Ya saya bosen di FB. Lagipula jamaah FB saya full dengan semua kalangan, mulai dari teman sekolah sampai kerja, mulai dari guru sekolah anak-anak sampai para ortu dari teman anak-anak di sekolah. Ketika satu kali saya posting, ada aja yang komen. Mulai dari komen yang positif sampe akhirnya yang bikin males, alias gak nyambung. Maklum saja, kan jamaahnya seperti yg saya bilang tadi…berasal dari beragam kalangan. Jadi menanggapi sebuah postingan ya udah pasti berbeda-beda.

Akibat bisa mengupload aneka jenis items mulai dari video, link berita, foto dan lain-lain, tak pelak FB pun hiruk pikuk macam pasar. Upload-an soal HOAX, status nyinyir,  justru banyak, terutama sekali pada saat-saat tertentu. Pas Pilpres kemarin misalnya. Akhirnya mata ini dibuat sakit melihat keramaian di FB. Berasa gak ada elegan-elegannya gitu hehe…..

Pasifnya saya di FB, dan berpindah ke IG, membuat hidup ini lebih adem. Citra IG yang memang diperuntukkan bagi foto-foto cantik nan ciamik (supaya feeds kita terlihat bagus katanya) membuat keadaan berubah 180 derajat. Ketika pertama kali membuat akun IG pun, saya mulai satu per satu memfollow teman-teman yang sebagian besar adalah blogger juga. Banyak followers saya yang rada kurang jelas. Toko-toko online yang menawarkan dagangan yang sebetulnya saya gak butuh (misalnya program hamil, pembesar payudara, etc). Tentunya gak saya follback. Saat memfollow teman lain di luar para blogger saya pun pilih-pilih lagi. Dan hasilnya….tanpa sadar…timeline saya super adem. Ga ada politik-politikan, hoax, dan teks-teks status nyinyir dan alay. Yang saya lihat justru orang-orang yang saya follow berlomba menampilkan foto dan content yang sekeren mungkin dari sisi fotografi dan teks captionnya. Duh, senengnya hati ini……cakep-cakep euy semuanya.

Dan yang saya perhatikan, jamaah di FB saya, tidak banyak loh yang juga punya akun IG. Banyak teman sekolah saya yang punya FB tapi gak main IG. Ketika main IG pun mereka nampaknya hanya sekadar punya akun saja, foto-foto yang ditampilkan juga cuma selfie-selfie, tanpa caption. Plus jarang upload. Namun pas di FB super rajin upload ini itu.

Berada di lingkungan IG membuat saya seperti punya energi baru. Yang tentunya positif. Postingan saya pun sebetulnya random kok di IG, tapi saya berusaha menjaga supaya posting sesuatu yang ada gunanya dan sukur-sukur bisa menginspirasi. Eh yang saya maksud postingan di feeds ya, bukan di IG story.
Naaah kalo di IG story bisa beda lagi ceritanya. Bisa sedikitlah gila-gilaan gak jelas. Posting yang receh-receh unfaedah pun hayuk lah kalo di story mah hahahaha…eits tapi sebisa mungkin difilter-filter dulu sebelum klik upload ya.

Baca juga : 6 Rem Saya di Sosmed

Ah kalo mau diterusin, masih panjang cerita iseng seputaran penggunaan platform sosmed ini. Saya sudahi sampai di sini dulu ya. Monmap kalo cuma sekadar tulisan iseng belaka 🙂
signature

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s