Pertanyaan yang Mengganjal

Tadinya diriku maju mundur pengen nulis ini. Dan akhirnya karena kesian ini blog nanti ga keupdate lagi, maka ogut memberanikan diri untuk menulisnya.
Kenapa pake maju mundur? Karena saya udah bisa memprediksi…..banyak orang yang kontra dengan konten ini.

Jadi begini….di dalam kepala, ada banyak pertanyaan yang mungkin buat sebagian orang random dan ga penting, tapi kok yo tetep ngganjel di otak saya ya? Dan beberapa dari pertanyaan tersebut sudah pernah saya lempar ke Quora, namun alhamdulilah sampe saat ini ga ada yang ngejawab. Alias emang pertanyaan saya ga penting dan ga menarik.

Tanpa berpanjang lebar, apa aja sih pertanyaan-pertanyaan itu? Yuks kita liatin satu-satu:

1. Bagaimana seorang anak menghadapi kehidupan sehari-harinya, terutama di sekolah, ketika ibu/bapaknya berprofesi sebagai foto model majalah dewasa atau bintang film panas? Apakah teman-temannya di sekolah pernah berkomentar negatif atau bahkan membully sang anak akibat profesi ibu/bapaknya?
Pertanyaan ini tercetus karena sejujurnya….ada banyak kenyataan yang kita lihat di sekeliling kita. Beberapa artis Indonesia yang suka seksi-seksian di media (gak usah disebutlah namanya, kalian semua pasti jauh lebih tau dari saya) memiliki anak yang sudah besar. Ada yang usia SD, SMP dll. Di kehidupan zaman sekarang yang semuanya serba terpampang di internet, tidak menutup kemungkinan teman-teman sekolah si anak bisa dengan mudahnya melihat pose-pose sang ibu di internet, terutama social media. Ya sebetulnya zaman dulu juga udah ada kali ya kondisi ini, tapi kalau dulu akses ke media ga segampang sekarang. Mesti beli majalah dulu kalo zaman baheula baru bisa liat. Kalo sekarang kan tinggal scroll-scroll di hape, langsunglah bisa keliatan semua rekam jejak sang ortu.

Di luar negeri, profesi model atau bintang film benar-benar dianggap profesional, sama derajatnya seperti kalau kita jadi dokter, pengacara, pilot dll. Mesti totalitas dalam bekerja. Sehingga ketika harus beradegan panas misalnya, ya itu memang bagian dari job desc. Yang saya tau seperti itu. Nah tapi kalau di negara kita lain ceritanya ya guys. Dan sayapun sepenasaran itu pengen tau jawaban dari pertanyaan yang saya tuliskan di Quora.

Eh btw kenapa saya gak cuma nulis “ibu” tapi ada kata “bapak”nya juga? Karena…..saya pernah melihat thriller film di Youtube yang judulnya “Istri Bo’ongan”. Saya ga mau cerita panjang di sini. Silakan kalian lihat sendiri adu akting Dwi Sasono dengan Julia Perez sehingga kalian paham kenapa saya menulis “bapak” dalam pertanyaan saya di atas.

2. (mirip dengan no.1) Bagaimana kehidupan seorang anak terutama di sekolahnya, ketika orang tuanya terbukti melakukan kriminalitas dan sudah diketahui publik?
Apakah mereka mendapatkan komen atau bully dari sekelilingnya?
Nah kalau pertanyaan ini, (lagi-lagi) terinsipirasi dari kasus Dwi Sasono. Dari keluarga super harmonis yang jadi panutan dan teladan banyak keluarga Indonesia…tiba-tiba berbalik 360 derajat. Entah bagaimana anak-anaknya di kehidupan sehari-hari, dalam kondisi sekarang. Semoga mereka baik-baik saja.

3. Bagaimana perasaan seorang anak setelah ia remaja dan mengetahui bahwa ortunya yang public figure pernah membuat kesalahan masa lalu yang berkaitan dengan asusila?
Nah kalau yang ini merujuk pada cerita mantan vokalis Peter Pan yang dulu sempat heboh dengan video asusilanya. Salah satu wanita pemeran video itu, anaknya saya lihat di IG sudah beranjak remaja, dan berprestasi loh. Ibunya bangga dan sering posting sederetan achievement anaknya tersebut. Pun anak dari mantan vokalis Peter Pan juga beranjak remaja.
Kalau di luar negeri, ada Pamela Anderson yang dulu video panasnya bersama Tommy Lee bocor ke mana-mana. Ketika anak-anaknya sudah dewasa, gimana ya rasanya? Jejak digital ga bisa dihapus, dan mereka sudah pasti akhirnya tau apa yang pernah dilakukan Pamela Anderson di masa lalunya.

Setidaknya itu tiga pertanyaan yang sering muter-muter dalam otak saya. Saya mah bukan pemilik kavling surga. Boro-boro…jilbab aja kaga pake sok-sok an mau nge-judge orang lain by all those questions above. Tapi sebagai manusia biasa, entahlah…. pertanyaan itu semua tetap ada dalam kepala.

Sekian postingan gak penting ini. Semoga ga ada pihak yang murka. Jika memang postingan ini terbilang sangat mengganggu, gak papa nanti saya take down aja. Terima kasih sudah membaca.
signature

15 thoughts on “Pertanyaan yang Mengganjal

  1. Emaknya Benjamin br. Silaen says:

    Hai mbak Imel no.1 blm lama ini pernah sy nonton di tv, ttg model di Amrik yg payudaranya terbesar di dunia πŸ˜† seorg ibu dari 3 anak (2 co, 1 cewe), 2 anak yg cowo usia smp kerap di bully temannya, klo anak yg cewe sdh usia sma, si anak cewe ini bilang klo ibu nya punya kehidupan sendiri yg berhak si ibu lakukan krn dia suka (modeling), selain jd model si ibu ini pemain piano, suaminya juga ngedukung malah ikutan jd photografernya. Anak2nya ya mau ga mau harus bisa nerima ibunya. No. 2 dan 3 mirip2 deh bakalan kena bully/cibiran dr lingkungan sekita, spt anak2 yg dituduh anaknya PKI kerap dapat diskriminasi (prnh baca di twitter).

    Liked by 1 person

    • imeldasutarno says:

      Kalau di luar negeri bisa lebih liberal ya Nel. Ngomong bahwa ortu kita punya kehidupan sendiri, boro2 bisa kita lakukan di negeri ini. Samalah kalo kita nikah pun, yg kita nikahin bukan calon kita doang tapi seluruh keluarganya hehehe (entah ada korelasinya atau engga). Terima kasih udah mampir sini Nel. Sehat2 terus ya di sana, Semoga di Jerman covid makin menghilang. Amiiiin…..

      Liked by 1 person

  2. claraberkelana says:

    Menurut aku gak ada korelasi antara jilbab dan suci deh. Banyak yg berjilbab tapi hati dan omongannya jahat. Hahahaa jadi gak ada salahnya km nulis ini. Namanya jg pengen tau dan beranalisa.

    Pikiran pertama aku pas kejadian menimpa Dwi Sasono kmrn lgs,’ Kasian anak2nya’. Mana di jaman sosmed gini kan gampang bgt ngeliat berita dan baca komen2 org. Semoga keluarga itu dikuatkan ya πŸ™

    Liked by 1 person

    • imeldasutarno says:

      hahahha iya juga sih Clara. Gak ada hubungannya ya. Cuma aku belum seberani kamu bikin statement, masih penakut euy….
      Iya keluarga itu…sedih ya, mana anak2nya kayaknya soleh2 dan baik banget, eh kena musibah begini 😦

      Liked by 1 person

  3. jessmite says:

    Hebat juga kalau anaknya bisa sampai berprestasi, tidak terpengaruh kehidupan pribadi orang tuaanya dulu yang kalau dipikir-pikir bisa bikin minder si anak juga. Salut ya bagaimana mereka anak-anak bisa mengatasi itu.

    Liked by 1 person

    • imeldasutarno says:

      Nah itu juga pertanyaan yg ngeganjal ya Ntan. Membungkam semuanya dengan prestasi, step by stepnya gimana sih? Kok anaknya mental baja banget padahal emaknya udah bikin kesalahan yang sangat memalukan, dst dst. πŸ™‚

      Like

      • jessmite says:

        Saya yakin juga ada dukungan keluarga yang bukan inti saja, ada kakek, nenek, saudara sepupu, paman dan bibi yang juga ikut menyemangati dan membimbing. Makanya mereka banyak punya cinta kasih dari orang-orang tersayang dan tumbuh dengan mental kuat tetapi hati lembut. πŸ™‚

        Liked by 1 person

  4. Rahma Balci says:

    Saya jg lg bayangin gegara kasus yg viral mimi kade..itu, terutama dua anak hasil pernikahan keduanya gmn ngadepin publik, kl dia tau atau bc berita ttg kelakuan ibunya dulu masuk kbr gosip dan selingkuh,kl ga kuat jd bagian bullyan jg, mending lbh baik menjauh dr sosmed kali ya…buat kewarasan mental..

    Liked by 1 person

    • imeldasutarno says:

      Iya lagi rame juga ya mbak si mimi yg hits satu itu hehe. Kalo gak salah anaknya sampe ke psikolog gara-gara kejadian mimi kade ini. Ah entahlah…..tapi ya kasian aja ke anak-anaknya, terutama ketika mereka menghadapi teman-teman di sekolah.

      Like

  5. sunglow mama says:

    Jawaban ke 3 pertanyaan: pastinya sulit. Tapi baik/buruk imej orangtua akan selalu ada yang negatif. Cuma kasian anak kalo sikon itu terjadi. Sekarang kembali jadi PR ortu biar meminimalisir konflik di anak

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s