Cerita Super Receh di Siang Hari

Siang-siang di hari Sabtu, iseng-iseng nulis sekaligus buat me-time juga. Pak suami dan anak-anak lagi pada bobo ciang. Mayanlah. Kali ini cerita sesuatu yang super receh aja. Mungkin sedikit ada kaitannya dengan posting sebelumnya

Baca juga:Pertanyaan yang Mengganjal

Jadi ceritanya saya punya seorang teman sekolah, dan saya samasekali ga dekat dengan beliau. Cuma tau bahwa kita satu sekolah aja. Sementara temen-temen sekelas saya, ada yang deket ada juga yang kenal tapi ga terlalu deket sama beliau.

Nah belakangan ini, beliau meniti karier sebagai model di negara lain, yang benuanya ratusan kilometer jauhnya dari Kali Cisadane (lhah kenapa Cisadane yak?). Di negara tersebut, nampaknya beliau sukses sekali berkarier, bahkan mungkin sudah pindah kewarganegaraan. Entahlah.

Setiap fotosesi ataupun kegiatan di luar itu (selfie off course), beliau rajin memposting di sosmednya, yang tentunya dibuka untuk publik. Sudah tentu dibuka ya, karena ini salah satu cara untuk mempromosikan diri dalam kaitannya dengan profesi beliau. Kebetulan eh kebetulan, beliau ini masuk dalam kategori fotomodel seksi. Mungkin kalo di Indonesia masuknya kategori majalah dan situs dewasa gitulah.

Sekali lagi saya ulangi kayak di postingan sebelumnya, bahwa di negara Barat sana, profesi selevel fotomodel seksi pun sangat dihargai dan sama artinya dengan menjadi pilot, dokter, pengacara, dll. Jadi tidak dipandang negatif samasekali, saat mereka menjalankan job descnya. Namun ketika dipandang dari kultur Indonesia, mungkin akan berbeda.

Saya gak follow sosmed beliau, namun karena setting-annya Public jadi saya tetap bisa melihat apapun yang dia posting. Iseng-iseng saya perhatiin….kok tiap beliau posting foto seksi (saat menjalankan job desc, misalnya fotosesi lingerie dll), yang komen ga ada satu pun temen-temen sekolah saya? Kebanyakan yang komen adalah teman-temannya di negeri tempat ia tinggal sekarang.  To be honest, foto semacam itu biasanya pasti mengundang kaum Adam untuk berkomentar ya. Namun tak satupun teman sekolah saya terutama para kaum Adam ini ikutan komen. Padahal saya tau bahwa beberapa teman cowok yang sekelas dengan saya, lumayan dekat dengan beliau ini.

Trus isenglah saya ngobrol di WA sama salah satu temen sekelas yang berjenis kelamin wanita. Ahahahhaa…betapa gak kepikirannya ya eikeh, bo. Temen saya cuma jawab simpel: ya iyalah Mel, mana berani cowok-cowok itu ikutan komen. Pada takut ketauan bininya lah….

As simple as that! Iya juga sih ya. Bisa jadi para cowok ini kuatir ketauan sama para istri. Apalagi di sekolah saya ini, banyak yang satu kelas, cinlok, berjodoh sampai nikah. Sehingga di sosmed itu kalo diperhatiin ya circle dan mutual friendnya muter-muter di situ aja. Let’s say si A (suami) dan si B (istri) sama-sama mutual/follow beliau karena ya kita semua seangkatan/sekelas. Sekali si A komen, bisa jadi langsung ketauan sama B. Dan ga menutup kemungkinan endingnya konflik suami-istri.

Itulah cerita receh yang ga seberapa bermanfaat di siang ini. Udah, saya cuma pengen cerita itu doang. Trimikisi intik ying sidih mimbici yiiii…..
signature

8 thoughts on “Cerita Super Receh di Siang Hari

  1. arisnohara says:

    Nama modelnya siapa? Saya belum beristri😁

    Kalau teman saya malah biasa aja tuh, komen” cewek seksi di Twitter. Istrinya juga tahu, tapi dia diam. Padahal di komenan itu teman saya ngajak si cewek sampai (…) segala🙈 Saya sih, kasihan sama istrinya ini.

    Liked by 1 person

  2. jessmite says:

    Hebat banget memang cara pandang orang luar yang mentalnya udah lebih maju dan dewasa. Profesi model seksi pun dipandang setara dengan profesi seperti pilot, dan lain-lain. Tapi kalau di Indonesia dilihat miring. Jangankan model seksi, profesi guru aja masih ada yang kurang dihargai. Padahal menurit saya profesi guru setara dengan profesi mulia seperti dokter. Tapi jelas penghasilan beda jauh.

    Liked by 1 person

  3. Fransisca says:

    Takut ada perang dunia ketiga di rumah tuh
    Asli sudah ngecess liat foto model gitu bajunya xD
    Bohong lah cowok ga suka, sangat menggairahkan dan mengundang pasti timbul macem2 komentar

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s