Serba Serbi Sekolah Online – Bu Guru Multitasking

Sekolah online memang kerap menghasilkan aneka ragam pengalaman dalam kesehariannya. Kali ini saya ingin berbagi pengalaman teman saya, sebut saja namanya mbak Chitato ya.

Mbak Chitato ini anaknya bersekolah di salah satu SD Islam swasta di bilangan Jakarta Barat. Di sekolah anaknya Chitato, ada seorang guru wanita yang memiliki anak lumayan banyak dan jaraknya dekat-dekat. Suami sang guru bekerja palugada. Kadang berjualan makanan khas UMKM, terkadang pula ada proyek lepasan IT dengan temannya. Bu guru sudah memiliki 4 orang anak. Selama anak mbak Chitato bersekolah di SD tersebut, sudah mengalami bu guru melahirkan sebanyak 2 kali. Rupanya setelah dua kali, dan kemudian satu Indonesia kena PJJ a.k.a sekolah online…….bu guru melahirkan lagi. Berarti sudah 3x anak mbak Chitato mengalami bu guru cuti melahirkan. Intinya, sekarang bu guru sudah punya 5 anak. Yang bungsu dilahirkan pas PJJ mulai sekitar 1 bulanan.

Singkat cerita, karena bersekolah online, bu guru pun mengajar dari rumah. Saat sedang menjelaskan kepada siswa, anak nomor 4 yang masih usia 2 tahun gelendotan ke mamanya. Cukup sibuk juga bu guru harus ngimbanginnya. Antara fokus jelasin ke siswa, dan ngeladenin si kecil gelendotan. Karena kamera bu guru dibuka, maka semua siswa bisa ngeliatin pemandangan gelendotan, termasuk mbak Chitato yang dampingin anaknya sekolah. Chitato ngebatin aja kala itu.

Pada pertemuan minggu berikutnya, bu guru kembali mengajar. Saat tengah menjelaskan ke siswa, anak yang paling bayi alias yang baru dilahirkan menangis. Bu guru mematikan kamera. Fokusnya terpecah, bahkan bisa jadi dalam kondisi kamera mati beliau nenenin anaknya agar tidak menangis lagi, sembari mulutnya terus menjelaskan pada siswa tentang pelajaran. Samar-samar selain tangisan sang bayi, ada pula suara dari anaknya yang masih berusia 2 tahun.
Mbak Chitato merasa sedikit miris melihat keadaan ini. Siswa juga fokusnya terpecah karena kondisi bu guru.

Mungkin buat banyak penganut paham super woman, kondisi bu guru tadi malah memvalidasi bahwa beliaulah contoh perempuan super yang menjadi teladan. Multitasking, menjalankan dua tugas mulia dalam satu waktu yaitu mengasuh anak sekaligus memberikan ilmu bagi siswa.

Namun mbak Chitato merasa ada yang tidak seharusnya, dalam kondisi tersebut. Where all her support system? Di waktu yang seharusnya beliau dapat profesional sebagai guru, masih terbebani juga dengan tugas pengasuhan anak. Entah bagaimana kondisi di rumah bu guru, ya hanya bu guru saja yang tau. Apakah di sana ada nenek kakek dan suami yang membantu, atau di jam mengajar malah mereka semua tidak ada karena punya pekerjaan masing-masing?

Oya satu hal lagi, mbak Chitato curhat ke saya kalau dia rada sebal, mengapa keluarga bu guru terus menerus memiliki anak, padahal bisa dibilang tulang punggung utama keluarga justru bu guru? Mengapa suaminya tidak sadar diri lalu malah terus menambah anak? Saya hanya bisa mengedikkan bahu…….sekali lagi karena saya tidak tau bagaimana kondisi rumah tangga bu guru. Boleh jadi memang keinginan mempunyai anak terus menerus adalah passion mereka berdua (bu guru dan suami). Ya mana kita tau, ya gak? Hanya itu jawaban yang bisa saya kasih ke mbak Chitato.

Sekolah online senantiasa menghasilkan serba serbi cerita. Nanti kalau ada cerita lagi, saya share di sini ya. Terima kasih sudah membaca curhatan mbak Chitato 🙂


2 thoughts on “Serba Serbi Sekolah Online – Bu Guru Multitasking

    • imeldasutarno says:

      Nah itulah yang kita sama-sama ndak tau mbak. Tapi menurut Chitato, kalau dilihat dari kesehariannya, bu guru ini golongan Islam Syar’i banget seperti a’a Gym begitu. Aku juga kurang tau karena hanya mendengar cerita hehe

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s