Cuma Minum Segelas Sehari ?

Salah satu kebahagiaan punya akun Twitter adalah mendapatkan ide menulis blog, yang tentunya dicapture dari cuitan orang yang nge-tweet.
Kemarin berasa freeze sejenak ketika ada cuitan seorang dokter yang mengeluhkan betapa pasien yang datang ke beliau untuk kasus penyakit ginjal, semakin hari usianya semakin muda. Awal dua puluhan sudah kena sakit ginjal. Padahal zaman dulu biasanya penyakit ini diidap oleh orang lanjut usia.

Sudah tentu dapat dipastikan jawabannya ya karena gaya hidup ya guys. Mulai dari jam kerja yang semakin panjang, menghabiskan berjam-jam di depan laptop/komputer, banyaknya aneka makanan minuman kekinian yang memanjakan lidah, dan masih banyak lagi.

Sampai saya semakin freeze karena sebuah reply menanggapi cuitan dokter tersebut.

 

What???
Apa yang terjadi dengan anak itu? Emang dia gak dehidrasiย  ya seharian cuma minum segelas? Gimana ortunya? Sederet pertanyaan berkecamuk dalam kepala saya.

Dan setelah beberapa tanggapan terhadap reply tersebut….akhirnya terkuaklah jawabannya.

Jadi si anak sangat sedikit meminum air putih dan sebagai gantinya dia lebih suka meminum susu coklat kemasan. Average satu kardus besar susu coklat kemasan itu isinya 24 kotak ukuran 200 ml. Berarti satu hari dia bisa minum 8 kotak dong ya?

Sampai sini sudah berasa makin serem? Iya sama, saya juga. Kandungan gula dalam susu kemasan kan tau sendiri ya ibu-ibu. Trus diminum pula sebanyak 8 kotak sehari.ย  Wajar ginjalnya terganggu, lha wong soulmatenya ginjal itu air putih…. *sotoy ih.

Mungkin ortunya sudah kewalahan dengan tantrumnya si anak dan memilih mengalah dengan memberikan keinginan si anak. Di sini saya gak kepengen menghakimi pola asuh/didik ortunya. Pasti panjang nanti postingannya. Lebih baik ngurusi internal masing-masing, alias nyeritain anak dewhe.

Ketika postingan ini ada, saya langsung suruh kedua anak saya baca sendiri. Supaya mereka semakin tersadarkan betapa bahayanya kurang mengonsumsi air putih. Namanya anak-anak, dalam keseharian sudah tentu bersinggungan dengan aneka minuman manis berpewarna baik berupa susu, teh, apalagi boba-bobaan zaman sekarang.

Selama ini, kami sebagai ortu berusaha membatasi. Minuman kemasan biasanya seminggu sekali, itupun kalau anak-anak pas lagi ke luar gowes bareng/olahraga. Biasanya pulangnya dapat bonus boleh beli minuman dingin kemasan. Di rumah sehari-hari paling banter minum Milo, itupun dibatasi satu hari hanya satu gelas. Kemudian kalau sudah minum yang manis dan minta gelas berikutnya, dibolehkan tapi diusahakan tawar. Misalnya nih, pagi udah minta teh manis. Nah pas sore pengen minum teh lagi, boleh tapi teh tawar. Kadang mereka nolak dan malah sekalian minum air putih aja karena sama-sama tawar ๐Ÿ™‚

Saya pun dalam sehari membatasi. Saya minum kopi terutama untuk bikin melek mata di siang hari (jam-jam rawan ngantuk parah sekitar pukul 14.00 WIB padahal tetap kudu kerja on weekdays). Satu hari benar-benar saya upayakan hanya minum 1 gelas kopi saja. Sisanya air putih. Ketika membuat teh pun, gulanya saya lebih suka sedikit saja atau malah tawar sekalian.

Intinya berusaha membatasi. Air putih is a must. Nah berkat postingan di Twitter tadi, semakin tinggilah kesadaran kami terutama anak-anak untuk mengonsumsi air putih. Pokoknya patokannya 2 liter 1 hari.
Apalagi sekarang,ย  anak-anak sekolah online dan lebih banyak menghabiskan waktu duduk di depan laptop. Kurang gerak kalau ditambah kurang asupan cairan juga alamat sakit pinggang dan ujung-ujungnya ginjalnya bermasalah yes? Naudzubillahminzalik….. Makanya sekarang saya makin cerewet. Dikit-dikit ngingetin mereka minum air putih sambil saya dan bapaknya pun nyontohin tentunya.

Banyak cara juga kok kalau misalnya kita gampang lupa minum, terutama buat yang suka lupa waktu saat bekerja. Yang paling mudah tentunya dengan menyiapkan botol minum di meja kerja kita. Kalau ukuran botolnya 1 liter berarti minimal dalam sehari botol tersebut harus diisi ulang 2x.

Sejujurnya, penyakit seputar ginjal adalah salah satu yang paling saya takuti. Makanya sekarang beneran deh, makin rajin minum air putih. Malah kadang berlebih dan akibatnya keseringan buang air kecil, haha…..

 

Dari situs Kemenkes RI

Semoga postingan kali ini bisa meningkatkan kesadaran kita semua ya, baik untuk diri sendiri maupun keluarga tercinta. Jangan lupa minum air putih ya guys. Murah meriah, sehat lagi!
Terima kasih sudah membaca ๐Ÿ™‚

14 thoughts on “Cuma Minum Segelas Sehari ?

  1. Ditaa says:

    Minum air putih ini memang pe-er banget yaaa… Butuh tapi kadang ga kerasa hari berlalu dan cuman minum sedikit. Buat aku sih, punya botol minum itu mujarab jadi kita bisa menakar asupan air minum. Misalnya jam 4 sore baru habis setengah, langsung deh mengglonggong diri sendiri ๐Ÿ˜€

    Sudah bertahun-tahun aku ga minum kopi dan teh pake gula, kalo sudah terbiasa enak-enak aja kok. Jadi bisa minum tanpa rasa bersalah ๐Ÿ™‚

    Liked by 1 person

    • imeldasutarno says:

      Pe-erku pengen bisa kayak orang-orang: minum kopi pahit. Jadi lumayan kan bisa kurang-kurangin asupan gula ke tubuh. Mudah2an soon bisa deh. Makasih sudah komen di sini ya mbak ๐Ÿ™‚

      Like

  2. Rahma Balci says:

    Penting bgt emang tercukupi kebutuhan air putih, dirumah stok susu sm jus buah emang ada di kulkas tapi anak2 dibiasain harus cukup minum, baba nya cukup ketat sih masalah minuman kemasan sm makanan olahan*tapi ibunya suka bandel dikit*

    Liked by 1 person

    • imeldasutarno says:

      Waaah kenapa kita saman ya mbak? Bapaknya anak2 juga ketat soal makanan olahan apalagi yang udah overprocessed. Sebaliknya ibunya alias aku yang rada longgar karena dasarnya aku emang suka makanan yg rasanya ena-ena. Snack2 kering gt masih suka aku hehe padahal kan sebaiknya dihindari ya apalagi yang MSGnya banyak. Eh kenapa jadi panjang gini? ๐Ÿ™‚

      Like

  3. Sulis says:

    Makasih mba diingetin…soalnya kadang aku ngerasa aku kurang minum air putih juga. Nggak mau ah, ginjalku error…
    Mau juga mbilangin anak2 banyak2 minum air putih. Dulu tmn anakku juga ada, pas kelas 4 apa 5… Tau2 badannya kayak bngkak…trus dicek in ortunya, trnyata ginjal bermasalah. Selidik punya selidik…si anak kurang minum, Krn dia cuma sama ART di rumah. Habis itu ibunya dibelain resign (perawat sebuah RS) … untuk bisa lebih memantau anaknya.

    Liked by 1 person

    • imeldasutarno says:

      Sama-sama Sulis. Makasih juga sudah ikutan komen di sini. Iya minum air putih benar-benar sederhana tapi efeknya luar biasa buat jaga kesehatan kita. Duh pengalaman anak temanmu sungguh jadi pelajaran buat kita semua ya ๐Ÿ™‚ Terima kasih sudah berbagi.

      Like

  4. omnduut says:

    Keinget salah satu temen yang pas diajak makan di rumah trus gak minum sama sekali. Udah merasa cukup dengan kuah yang ada di lauk. Hah, aku sampai bengong. Tapi kayaknya sekarang udah “tobat” dia dan udah mau konsumsi air putih hehe. Aku pribadi, bisa lebih dari 2 liter/hari haha.

    Liked by 1 person

  5. denaldd says:

    Bukan mau mengomentari ttg parenting ortu dalam tulisan. Tapi aku selalu percaya dan haqul yakin, bahwa kendali anak yg belum mandiri, tetap ditangan ortu. Kalau dari awal sudah ditegasin ttg minuman, anak bakal nurut kok. Anak itu hanya perlu diberi tahu berulang dan diberikan contoh. Otak mereka masih berkembang, jadi butuh konsisten memberitahu dan memberi contoh. Kalau anak tantrum, ya silahkan tantrum. Itu cara mereka menarik perhatian. Kalau sampai ortu kalah, ya seterusnya akan seperti itu sampai dewasa. Ortu dikendalikan anak walaupun sadar yg dilakukan anak salah. Jd sebagai ortu, juga harus tegas. Anak tantrum bisa diluruskan. Jangan jadikan kesehatan sebagai taruhannya.

    Kami di rumah ga minum minuman manis Mbak. Ga minum susu, teh, kopi atau minuman manis lainnya. Sehari2 ya minum air dari kran. Kalau pengen misalkan Nutrisari, ya minum. Tapi itu cuma misalkan 2-3 bulan sekali. Selebihnya cuma minum air dari kran saja.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s