Pengalaman Vaksin Covid-19

Lama sekali ga menyentuh blog ini. Dan saya sangat paham konsekuensinya. Banyak fans yang nyariin saya. Kemampuan saya merangkai kalimat nan ciamik ((CIAMIK)) terasa berkurang. Iya, nyadar banget. Trus rada-rada kuatir sendiri. Lho kok kuatir? Entahlah….mungkin karena saya pada dasarnya doyan nulis, doyan baca. Tapi begitu berbenturan dengan kondisi dunia nyata yang gak memungkinkan untuk terus nulis apalagi baca, saya merasa semakin menurunnya skill ini membuat saya seolah gak cerdas (lha emang selama ini situ cerdas bambank?)

Se-fruit prolog yang gak penting ya? Wahahaha…..maafkeun. Sebetulnya hari ini nulis di blog cuma mau setor cerita-cerita lama yang belum sempat didokumentasikan. Salah satunya adalah vaksin Covid-19. Etdah…orang mah udah pada mau booster ke berapa tau, saya baru mau mulai nulis pengalaman vaksin 1 dan 2.

Udah ah, semakin ga penting omongannya. Mari to the point ke ceritanya.

Jadi, setelah maju mundur cantik, takut KIPI ini itu, saya memberanikan diri vaksin. Apalagi di kantor, saya adalah the latest person yang akan divaksin. Haduuh, habislah eikeh dibully men temen. Terima nasib deh.
Trus selanjutnya saya awalnya bingung mau vaksin di mana? Mau yang on the spot, kuatir udah dateng jauh-jauh slotnya habis.
Akhirnya saya coba untuk download aplikasi JAKI. Karena setelah baca-baca di berbagai media online, pakai apps JAKI buat warga Jakarta ini, jauh lebih memudahkan.
Okelah kalau begitu. Selesai download apps nya, saya langsung daftar isi ini itu, dan keluarlah aneka pilihan tempat untuk melakukan vaksin. Plus jam pelaksanaannya. Waktu itu, vaksin pertama saya lakukan di bulan September 2021.

Saya coba pilih lokasi yang terdekat. Ndilalah yang terdekat malah di area sekitar kantor saya. Ya sutlah gak papa. Nah enaknya mendaftar pakai JAKI ini, skrining kesehatan awal sebelum vaksin udah tersedia, kita tinggal pilih-pilih, checklist-cheklist jawaban yang tersedia di form. Lalu setelah selesai, formnya tinggal didownload dan print. Oh ya, asiknya lagi, dengan mendaftar via JAKI ini kita udah pasti masuk slot yang ada, bahkan ada informasi juga berapa sisa slot per lokasi vaksin yang mau kita pilih. Gampil dan mudah bangetlah pokoknya. Dan saya mendapat dosis Pfizer.

Ini apps JAKI itu


Sebelum hari H mau vaksin, saya jaga kesehatan banget. Udah berkoar-koar ke atasan juga mau izin ga masuk karena kuatir ada efek samping after vaksin, jadi ga bisa ngantor. Beberapa hari sebelum vaksin, saya rutin minum vitamin, tidur cukup, makan buah+sayur cukup, pokoknya supaya badan ini fit lah.
Jeng jeng, hari H pun tiba. Begitu sampai di lokasi, yang pakai aplikasi JAKI dengan mudahnya masuk duluan. Sementara saya ngeliat yang pada on the spot, agak lebih rumit mesti daftar ini itu, lampirin fotokopi KTP dll. Lah yang pake JAKI cukup bawa print out form skrining yang udah kita isi aja, karena data KTP dll kita udah masuk lewat sistem.

Pas mau dicek sama dokter, antri cuma sekitar 5 menitan. Dicek, alhamdulilah aman semua. Meskipun saya bilang saya punya alergi obat golongan penicilin dan bacctrine, dokter bilang tetap aman. Karena vaksin ga ada hubungannya sama sekali dengan kedua golongan obat tersebut. Setelah itu giliran disuntik, saya cuma ngerasa macam digigit semut dikit doang.

Habis suntik, disuruh nunggu barangkali ada efek samping yang muncul. Sembari nunggu, sertifikat vaksin kita disiapin sama pihak panitia. Total mulai datang sampai kelar dapat sertifikat cuma 30 menitan.
Pulang sampai rumah, alhamdulilah ga ngerasa efek yang macam-macam. Cuma sedikit pusing tanpa demam. Saya bawa tidur, alhamdulilah membaik. Syukurlah.

waktu vaksin pertama


Dua puluh delapan hari kemudian, di bulan Oktober 2021 tibalah jadwal vaksin kedua. Sama seperti vaksin pertama, saya ga mau pusing dan daftar semua-mua via JAKI lagi. Karena pertama sudah dapat Pfizer, oleh sistem apps JAKI, vaksin keduanya pun diarahkan ke lokasi yang tersedia Pfizer juga.
Meskipun lokasi vaksinnya berbeda, tapi alhamdulilahnya masih tergolong dekat dari rumah. Yah sekitar 20 menit nyampe gitulah. Persiapan vaksin juga sama seperti waktu awal: tidur cukup, minum vitamin dll.

Nah berhubung vaksin kedua ini diadakan di sebuah gelanggang olahraga besar, jadi antrian juga lebih sedikit. Sebab vaksinator dan panitia yang ditugaskan, sangat banyak. Bahkan banyak vaksinator yang idle saya lihat. Kalian tau, mulai dari saya datang sampai akhirnya disuntik berapa lama? Lima menit ga nyampe! Saking ga ada antrian dan gedenya itu ruangan kali ya, hehe.
Pertama cek formulir skrining yang sudah terisi. Kata nakesnya sih tekanan darah saya agak tinggi, yaitu 150. Tapi beliau bilang, ini mungkin karena baru mengalami perjalanan naik motor dari rumah ke lokasi, masih capek masih tegang, jadi 150 deh. Meskipun demikian, angka tersebut lolos dan dibolehkan vaksin. Kelar dari pengecekan, langsung ke meja suntik.
Kalau dihitung sama nunggu print out sertifikat kedua, yah 15 menitlah.

suasana di ruangan tunggu sertifikat pas vaksin kedua

Nah ternyata vaksin kedua ini efek sampingnya lumayan yahud guys. Tiga hari saya terbantai. Badan sakit mulai dari kepala sampe jempol kaki. Saking linu dan sakitnya, kadang-kadang ada bagian tubuh tertentu yang tiba-tiba terasa sakit menyengat sampe aduh-aduh sendiri saya. Demam lumayan tinggi 38,9. Kepala berat. Pusing. Semua jadi satu. Start demam adalah jam 03.00 WIB setelah paginya vaksin. Udah deh, tiga hari itu total istirahat di rumah. Banyakin tidur meskipun super bosan tapi mau gimana lagi. Oh Pfizer, how could you do this to me (krayy…)

vaksin kedua

Tinggal vaksin booster nih yang belum saya jalanin. Sudah masuk Maret 2022. Lagi nunggu waktu yang tepat kapan. Mudah-mudahan nanti dapet lokasi yang ga terlalu jauh dari rumah.

Kalian sudah booster belum?

One thought on “Pengalaman Vaksin Covid-19

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s