Janji yang Belum Terpenuhi

November 2019

Alun ulang tahun. Awalnya dia cuma minta hadiah sederhana: handphone lama ibu dibenerin ya, supaya kalo Alun mau main game ga rebutan sama hape ibu yang sekarang. Hahahaha….anak zaman sekarang ya, gak minta sepeda mini, walkman atau sepatu Adidas macam anak zaman dulu kala.

Mintanya cuma seputaran gadget. OK lah hape dibawa ke tukang servis, dan taraaaa……hape ibu rusak total dong, tukang servis di beberapa tempat angkat tangan ga bisa benerin lagi.
Ibu pun lelah dan males nyari tukang manalagi yang bisa benerin. Hmmm….jadi hadiah penggantinya apaan ya? Anaknya juga masih bingung, emaknya apa lagi.

Sementara di belahan bumi lain, tepatnya di Wuhan-Tiongkok, virus bernama Corona itu perlahan tapi pasti mulai muncul, tapi masih dalam lingkup Tiongkok.

Desember 2019
Pak suami memperketat aturan jalan-jalan ke tempat keramaian. Karena berita virus di Tiongkok semakin masif. Negara lain mulai terjangkit, salah satunya Perancis. Padahal samasekali ga nyampe Indonesia tapi pak suami keukeuh anak-anak sebaiknya menghindari keramaian. Entah mal, taman bermain, restoran, kolam renang dan lain-lain. Sempat terlontar protes dari anal-anak tapi dengan penjelasan yang mudah dicerna akhirnya anak-anak mengalah.
Sementara bulan Januari 2020 nona kecil akan genap 7 tahun dan sudah wanti-wanti dari Desember bahwa dia cuma minta hadiah ultah: main di Playtopia. Maklum sobat misqueen, jadi mau ke Playtopia aja ortunya kudu nabung dulu dari sebulan sebelumnya. OK, kamipun berencana Januari nanti main ke playground dalam mal itu.

Januari 2020
Rencana tinggallah rencana. Janji tinggallah janji. Pak suami tetap keukeuh ga membolehkan anak-anak ke tempat keramaian.  Apalagi corona sudah merambah ke Thailand, Korea Selatan dan Jepang. Nona kecil gigit jari. Rencana ke Playtopia disimpan dulu dalam impian. Plus Alun sudah mendapat ide untuk menggantikan hadiah ultahnya yang tertunda. Lagi-lagi keinginannya harus ditahan dulu akibat corona.

Februari-Maret 2020
Dua kasus positif corona terdeteksi awal Maret di Indonesia. Semakinlah semua janji dan rencana disimpan rapat-rapat. Jangankan jalan-jalan, yang ada anak-anak malah SFH, dan emaknya memulai WFH. Semua diharapkan di rumah aja, gak ke mana-mana.

Mei 2020
Bulan Ramadan di tengah pandemi. Berkat ridho Allah SWT, anak-anak kami alhamdulilah puasa full 30 hari tanpa keluhan. Amazing sebetulnya ngeliat nona kecil bisa langsung full sampai akhir Ramadhan. Awalnya kami pikir dia hanya bisa puasa setengah hari saja.
Satu bulan full berpuasa tanpa pernah absen, membuat kami ingin memberikan reward ke mereka. Walaupun puasanya baru sekadar menahan lapar dan haus, karena mereka berdua masihlah gak bisa nahan emosi, sering berantem khas anak-anak, hahaha.

Ndilalah anak-anak juga kepengen dibelikan Lego walaupun Lego KW sesuai kemampuan dompet ortunya. Tapi apa yang terjadi? Seiring pandemi dan anjloknya ekonomi Indonesia, kamipun terkena imbasnya.
Salary dipotong pun demikian THR. Alhamdulilah masih ada pemasukan walau hanya cukup untuk makan dan bayar SPP.
Akibatnya…Kembali janji tersebut harus kami tunda. Yang penting perut masih bisa diisi, soal kebutuhan tersier nanti-nanti dulu lah.

Begitu banyak rencana dan janji yang tertunda.
Semua akibat corona.

Namun selalu berusaha menyemangati diri sendiri, bahwa ini semua terjadi karena memang Allah SWT telah memilih generasi kita mengalami wabah ini.
Agar bisa mengambil hikmah, bisa belajar, dan tentunya menahan hawa nafsu.
Bagaimana dengan pengalamanmu?

signature

2 thoughts on “Janji yang Belum Terpenuhi

  1. jessmite says:

    Suaminya udah siaga lebih awal, ya mbak.
    Kalau saya sendiri di tengah pandemi merebak di Indoneisa nggak WFH, sih mbak. Syukur masih punya pekerjaan. Tapi emang ada potongan gaji juga, sedangkan kerjaannya nambah. Saya juga harus piket sebagai satgas tanggap COVID19 di desa.

    Liked by 1 person

    • imeldasutarno says:

      Nah untungnya iya, doski udah siap siaga padahal corona pun bahkan belum ada di Indonesia. Intan jaga kesehatan dan selalu berhati-hati ya, soalnya satgas Covid19 ini katanya rentan untuk terpapar juga. Semangat intan!

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s