Sakit Tapi Tidak Berdarah

Semakin ke sini, kondisi penyebaran corona di Indonesia bukan semakin menurun. Per 21 Mei 2020 saja ada 900-an kasus baru terjadi. Suatu angka yang fantastis sekaligus mengerikan. Mungkin ini puncaknya, mungkin juga malah belum alias besok-besok bisa jadi malah makin nambah. Entahlah.

Yang pasti, di luar sana ada begitu banyak orang yang mungkin masih menganggap wabah ini mungkin hanya dongengan di kota-kota besar dan di luar negeri sana. Yang gak bakal menyentuh circle-nya dia. Yang gak bakal mampir ke lingkungannya dia. Yang ngerasa “halah kalo emang udah takdirnya mati mah ya mati aja ga usah nunggu corona”. Yang masih menganggap ini cuma kayak virus pilek batuk biasa.

Kenapa? Buktinya semakin mendekati lebaran, suasana yang seharusnya PSBB, seharusnya tahan diri di rumah aja, malah terbalik. Di pasar tradisional orang membludak, menimbulkan kemacetan, dan jangan harap ada social distancing. Pasar malam malah makin ramai di beberapa kawasan Jakarta ini, salah satunya dekat rumah saya.

Screenshot_2020-05-20-20-13-17

Ini di Pulogadung. Saya ambil dari akun IG @infojkt24 kemarin

Di salah satu kota di Jawa Barat mal malah buka, dan katanya mempraktikkan protokol kesehatan seperti misalnya jumlah pengunjung dalam mal dibatasi, harus cuci tangan, harus antri dengan jarak minimal 1 meter. Yang antri jangan tanya berapa panjang. Para pengunjung itu rela anter di tengah terik matahari di bulan puasa ini. Seorang ibu yang tengah antre di mal itu, diwawancara reporter sebuah TV swasta.
Ibu itu menjawab ke mal karena mau beli baju lebaran anaknya. Pas ditanya emang ibu ga tau kalo lagi PSBB kok nekat ke mal. Jawabannya sambil senyum-senyum: ya abis gimana gitu rasanya kalo anak engga dibeliin baju baru hehehe.

Bu, emang anaknya bakal bunuh diri ya kalo ga ada baju baru tahun ini?
Pengen deh ogut ngomong gitu ke si ibu-ibu. Dan juga jutaan masyarakat lain yang tumpah ruah dengan cueknya bahkan tanpa masker di pasar-pasar termasuk pasar malam. Kalo mereka beli sembako, kita semua maklumin. Tapi yang mereka borong kebutuhan sekunder kayak baju lebaran itu. Gusti Allah…..lu lebaran mo ke mana sih kan perintahnya suruh di rumah aja? Mendingan duitnya lu beliin sembako karena zaman sekarang orang butuh makan dibanding yang lain-lain! Yang lebih miris lagi pas baca berita kalo sebagian orang itu beli-beli baju lebaran pake uang yang mereka terima dari bansos dong.

Sakit hati ini. Patah semangat ini. Mengutip lirik lagu alm.Glenn Fredly: habis semua rasa di dada.

image

Pasar Jatinegara Jumat 22/5. Ambil dari detik.com

Sudah hampir 3 bulan bertahan di rumah, mencoba berjuang bareng tenaga medis dengan cara diam di rumah saja. Mencoba menahan diri, sabar, melawan semua kejenuhan dan stress karena ga bisa ke mana-mana. Mencoba menahan rindu pada orang tua, keluarga , teman-teman. Berharap dengan semua perjuangan ini,  corona segera pergi. Harusnya kita sebagai sesama rakyat Indonesia bisa berjuang sama-sama. Tapi nyatanya kalian semua gak ada solidaritasnya, ga ada niatan untuk gotong royong buat sama-sama bantu mempercepat hilangnya corona dari Indonesia. Iya saya tau, itu uang kalian, bebas mau dipakai untuk apa saja. Iya saya tau budaya kita memang kalau mau lebaran ya pakai baju yang lebih baik, beli-beli parcel/bingkisan buat kirim ke orang terkasih. Tapi kondisi kali ini kan beda ya? Where’s the empathy?

Baru kali ini saya merasakan secara nyata. Ini yang namanya sakit tapi tidak berdarah. Iya saya sakit sekali rasanya. Mohon maaf postingan ini kata-katanya kacau gak beraturan. Saya gak ngerti lagi mesti gimana. Maafkan kalau banyak yang gak berkenan baca postingan ini, tapi benar-benar ini curahan hati saya yang cuma punya keinginan: corona hilang dari Indonesia dan kita semua bisa hidup normal kembali. Kita semua capek menjalani Work From Home, School From Home, anything you name it!

Mohon maaf lahir dan batin

Jakarta, 22 Mei 2020
Dari yang patah hati
signature

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s